Portal Jurnal UPI

TORSI

Ayo Kita Majukan Teknik Mesin

« Volume IX, No. 1, Januari 2011

STUDI KOROSI PIPA BAJA KARBON DALAM LARUTAN NATRIUM KLORIDA YANG MENGANDUNG HIDROGEN SULFIDA

Agus Solehudin, Isdiriayani Nurdin, Wawang Suratno, Muljadji Agma
Abstrak
Baja karbon API 5LX65 dengan dimensi rata-rata 24,62 mm x 11,29 mm x 3,01 mm digunakan sebagai spesimen uji. Proses korosi dilakukan dengan merendam spesimen uji dalam larutan 3,5% NaCl yang mengandung 500 ppm H2S dengan pH dan waktu perendaman divariasikan dibawah kondisi temperatur 85oC dan laju putar 50 rpm. Penentuan laju korosi dihitung berdasarkan kehilangan berat selama korosi berlangsung. Hasil percobaan korosi baja karbon dalam larutan 3,5% NaCl yang mengandung 500 ppm H2S dibawah kondisi pH 4, temperatur 85oC dan laju putar 50 rpm, menunjukan pada waktu perendaman awal 4 jam pertama laju korosi tinggi. Pada rentang 4 s/d 8 jam laju korosi menurun, dan meningkat cepat pada rentang 8 s/d 24 jam serta relatif konstan pada 24 s/d 48 jam. Sedangkan hasil percobaan korosi baja karbon dalam larutan 3,5% NaCl yang mengandung 500 ppm H2S dibawah kondisi pH 4, temperatur 85oC dan laju putar 50 rpm selama perendaman 24 jam menunjukan bahwa laju korosi menurun seiring dengan meningkatnya pH dari 3,2 s/d 6.9. Gabungan pengamatan SEM, EDS dan XRD menunjukan terbentunnya lapisan korosi dengan ketebalan bervariasi bergantung pada pH dan waktu perendaman. Hasil analisa XRD spesimen uji yang dikorosikan pada temperatur 80oC selama 24 jam menunjukan lapisan korosi yang terbentuk yaitu besi sulfida (FeS). Morfologi permukaan terhadap spesimen ini terlihat adanya korosi sumuran.

Kata kunci : corrosion rate, carbon steel API 5LX65, pH, hydrogen sulfide

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Fulltext PDF      Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.