Portal Jurnal UPI

TORSI

Ayo Kita Majukan Teknik Mesin

« Volume I X Nomor 2 Juli 2011

ANALISIS KENAIKAN TEMPERATUR LINGKUNGAN TERHADAP KONSUMSI ENERGI LISTRIK PADA SISTEM TATA UDARA

Kamin Sumardi
Abstrak
Dalam merancang suatu sistem tata udara (air conditioning), perubahan iklim suatu daerah merupakan faktor yang sangat penting, karena dapat mempengaruhi kinerja (efisiensi) dan konsumsi listrik pada sistem tata udara. Kenaikan temperatur udara luar atau lingkungan akan menambah beban panas yang harus ditanggulangi oleh sistem tata udara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kenaikan temperatur udara luar atau lingkungan di kota Bandung terhadap kinerja sistem tata udara dan konsumsi energi listriknya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setiap kenaikan temperatur udara luar atau lingkungan sebesar 1oF akan menurunkan daya pendinginan (refrigerating effect) rata-rata sebesar 0,5 Btu/lb; kenaikan daya kompresor teoritis rata-rata sebesar 0,39 Btu/lb; penurunan CoP (Coeffisien of Performace) rata-rata sebesar 0,3; refrigeran yang bersirkulasi dalam sistem menurun rata-rata sebesa 0,025 lb/ton-menit; dan konsumsi energi listrik naik rata-rata sebesar 26,38 watt/ton atau 0,035 HP/ton.

Kata kunci: kenaikan temperatur, konsumsi energi listrik, efisiensi.
ABSTRACT
In designing air conditioning system, a climate change in a region is a very important factor because it can affect the performance or the efficiency and the electricity consumption in air conditioning system. The increase of air temperature outside or environment will increase the heat load that must be controlled by the air conditioning system. This study aims to analyze the increase of outside air temperature or the environment in the City of Bandung, West Java, Indonesia on the performance of the air conditioning system and electric energy consumption. The results of this study indicate that each increase in air temperature outside or environment for 1oF will reduce the cooling power (refrigerating effect) average of 0.5 Btu/lb; theoretical compressor power increase on average by 0.39 Btu / lb; decreased CoP (Coefficient of Performance) on average by 0.3; refrigerant circulating in the system decreased on average by 0.025 lb/ton-min, and electric energy consumption rose on average by 26.38 watts/ton or 0.035 HP/ton.

Key word: raise temperature, electric consumption, efficiency

Kata kunci : kenaikan temperatur, konsumsi energi listrik, efisiensi

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Fulltext PDF      Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.