Portal Jurnal UPI

Taklim : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Menggali Setetes Ilmu Ilahi

« Volume 16 No. 1 Maret 2018

MENYIKAPI PEMBERLAKUAN ZAKAT DAN PAJAK DALAM PERSPEKTIF ISLAM

Mulyana Abdullah
Abstrak
Apakah sistem pemungutan pajak bagi masyarakat Indonesia oleh pemerintah merupakan tindakan zhalim? Apakah di Indonesia harus diterapkan sistem zakat secara menyeluruh terhadap warga negaranya? Inilah yang senantiasa menjadi polemik bagi masyarakat Indonesia. Di satu sisi, masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam diwajibkan untuk mengikuti syariah Islam dalam berbagai bentuk kehidupannya, termasuk dalam hal pengumpulan zakat, di sisi lain negara membutuhkan anggaran untuk pembangunan layanan insfrastruktur yang tidak mungkin dipenuhi dengan memberlakukan pemungutan zakat kepada seluruh warga negaranya mengingat kemajemukan penduduk Indonesia dengan agama yang beragam. Dalam sejarah, negara berhak memaksa supaya kewajiban zakat dilaksanakan untuk menghilangkan penderitaan masyarakat di samping untuk membantu kepentingan pembangunan negara. Di sinilah zakat berperan dalam membangun kesejahteraan suatu bangsa atau dengan kata lain sebagai salah satu sumber pendapatan negara untuk kepentingan kemakmuran dan kesejahteraan warganya. Penerapan sistem pajak pada suatu bangsa/kaum dalam ajaran Islam dapat dilakukan dengan catatan bahwa zakat harus diberlakukan sepenuhnya kepada warga muslim dan pajak diberlakukan sepenuhnya kepada warga non muslim. Diperbolehkannya memungut pajak menurut para ulama, alasan utamanya adalah untuk mewujudkan kemaslahatan umat, karena dana pemerintah tidak mencukupi untuk membiayai berbagai “pengeluaran”, yang jika pengeluaran itu tidak dibiayai, maka akan timbul kemadharatan. Sedangkan mencegah kemudaratan adalah juga suatu kewajiban.

Kata kunci : zakat dalam Islam, pajak dalam Islam

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Fulltext PDF      Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.