Portal Jurnal UPI

Sains Dan Teknologi Kimia

« Volume 2, Nomor 2, Oktober 2011

Kajian Potensi Tanaman RSR Sebagai Bahan Dasar Bionutrien Yang Diaplikasikan Pada Tanaman Cabai Merah Keriting (Capsicum Annum L.)

Rizkia Nur Fatahyani, Yaya Sonjaya dan Hendrawan
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi tanaman RSR sebagai bahan dasar bionutrien yang diaplikasikan pada tanaman cabai merah keriting (Capsicum annum L.). Tahapan penelitian ini dimulai dengan melakukan analisis kadar N, P, dan K yang terkandung dalam tanaman RSR menggunakan metode Khedjal. Selanjutnya mencari kondisi optimum kadar nitrogen yang terekstrak melalui tahapan optimasi konsentrasi ekstraktan, optimasi waktu ekstraksi, dan optimasi massa sampel tanaman RSR. Bionutrien yang dihasilkan pada kondisi optimum diaplikasikan pada tanaman cabai merah keriting dengan variasi dosis 15 mL/L, 25 mL/L, 50 mL/L, 75 mL/L, 100 mL/L. 150 mL/L dan kontrol positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar N, P, K yang terekstrak pada tanaman RSR sebesar 51 mg/L, 1,44 mg/L, 24,324 mg/L. Dan hasil optimum kadar nitrogen yang terekstrak adalah pada konsentrasi ekstraktan 0,75 M, waktu ekstraksi 45 menit, dan massa sampel 50 gram. Aplikasi bionutrien RSR pada dosis 15 mL/L terhadap tanaman cabai merah keriting memberikan konstanta laju pertumbuhan tinggi sebesar 0,1392 hari-1 sedangkan pada tanaman kontrol positif menghasilkan konstanta laju pertumbuhan tinggi sebesar 0,1504 hari-1. Hasil panen yang paling baik ditunjukkan pada tanaman yang diberi bionutrien RSR dengan dosis 100 mL/L. Dengan dosis tersebut, jumlah buah adalah 158 dan massa total 767,3 gramyang memiliki pertumbuhan kurang baik dibandingkan dengan pertumbuhan tanaman kontrol positif yang memiliki jumlah buah 330 dan massa total adalah 1360,63.

Kata kunci : Bionutrien, Ekstraksi, Tanaman cabai merah keriting, Tanaman RSR.

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.