Portal Jurnal UPI

Sains Dan Teknologi Kimia

« Volume 1, Nomor 2, Oktober 2010

EFISIENSI INHIBISI CAIRAN IONIK TURUNAN IMIDAZOLIN SEBAGAI INHIBITOR KOROSI BAJA KARBON DALAM LARUTAN ELEKTROLIT JENUH KARBON DIOKSIDA

Ali Fahrurrozie1, Yayan Sunarya2, Ahmad Mudzakir3
Abstrak
Fenomena korosi yang disebabkan oleh gas CO2 dan asam-asam organik terlarut dalam air merupakan masalah utama pada pipa baja karbon yang digunakan dalam sumur produksi di industri pertambangan minyak dan gas bumi. Salah satu teknik pengendalian korosi pada sumur produksi yang paling murah, mudah, dan efektif adalah penambahan inhibitor. Senyawa organik yang sering digunakan sebagai inhibitor korosi adalah turunan imidazolin. Dalam penelitian ini dilakukan sintesis turunan imidazolin dalam bentuk cairan ionik berbasis asam oleat, sebagai material alternatif inhibitor korosi. Hasil karakterisasi dengan FTIR dan H-NMR menunjukkan kesesuaian dengan senyawa yang diharapkan. Jenis baja karbon yang digunakan pada beberapa sumur produksi minyak bumi di Indonesia adalah jenis API 5L X65. Berdasarkan pengujian dengan metode Tafel menunjukkan bahwa baja karbon tersebut terkorosi dalam medium elektrolit jenuh CO2 dan mencapai maksimum pada 328K dan pH 4,01. Penambahan cairan ionik ke dalam media pada berbagai pH dan temperatur dapat menurunkan laju korosi baja karbon. Pada kondisi yang sesuai dengan lingkungan sumur produksi minyak bumi, khususnya pada 328K dan pH 4,01 efisiensi inhibisi cairan ionik mencapai 80,33 % pada konsentrasi cairan ionik 100 ppm. Interaksi yang terjadi antara permukaan logam dengan molekul inhibitor adalah secara kemisorpsi dengan ?Gads -58,87 kJ mol-1 mengikuti isoterm adsorpsi Langmuir.

Kata kunci : ionic liquid, imidazoline, Tafel, and isotherm adsorption.

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.