Portal Jurnal UPI

Saung Guru

Sarana Aktivitas Dan Unggulan Guru

« Vol. II No. 3 Desember 2011

CERITA SI KABAYAN (TRANSFORMASI, PROSES PENCIPTAAN, MAKNA, DAN FUNGSI)

Hj, IceSutari KY, Memen Durachman, Sumiyadi, Yulianeta
Abstrak
Penelitian ini menitikberatkan pada penelitian teks, baik teks lisan, teks tulis, maupun teks kelisanan dengan tujuan memperoleh deskripsi tentang struktur, kaitan teks-teks, proses penciptaan, makna, dan fungsi cerita Si Kabayan pada sastra lisan dan pada teks-teks transformasi menggunakan metode deskriptif. Penelitian ini menemukan beberapa hal berikut. Pertama, struktur cerita Si Kabayan dalam sastra lisan umumnya sederhana. Kesederhanaan tersebut terutama dalam kaitan dengan latar cerita. Latar cerita mengindikasikan bisa terjadi di mana saja dan kapan saja. Kalaupun ada penunjukan nama latar tertentu, itu hanya penanda lembur, tapi tidak menunjuk kepada dunia nyata. Transformasi terjadi umumnya pada jenis ekspansi, yaitu perluasan hipogram, kecuali pada cerpen “Gual-guil” dan Ulah Kabayan terjadi pemutarbalikan hipogram. Kedua, prose penciptaan cerita Si Kabayan didasari/bertolak dari skema-skema tertentu, baik pada sastra lisan maupun pada teks-teks transformasi. Ketiga, Makna cerita-cerita Si Kabayan pada dasarnya berkaitan dengan bagaimana mengarifi persoalan-persoalan hidup yang dihadapi manusia dalam kaitannya sebagai makhluk yang memiliki keterbatasan yang dihadapkan dengan ketakterbatasan Tuhan. Keempat, fungsi yang amat menonjol dari cerita-cerita Si Kabayan adalah fungsi pengesahan kebudayaan, alat pemaksa berlakunya norma-norma sosial dan alat pengendali sosial, alat pendidikan, hiburan, dan untuk memprotes ketidakadilan di masyarakat..

Kata kunci : : cerita, Si Kabayan

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.