Portal Jurnal UPI

Saung Guru

Sarana Aktivitas Dan Unggulan Guru

« Vol. II No.2 Oktober 2011

PELATIHAN PEMANFAATAN ABU GOSOK DARI SEKAM PADI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS MINYAK JELANTAH DI NAGARI ULAKAN KECAMATAN ULAKAN TAPAKIS KAB PADANG PARIAMAN

Yulizar Yusuf, Bustanul Arifin, Olly Norita Tetra Imelda, Hermansyah Aziz
Abstrak
Kecamatan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman merupakan salah satu daerah yang sebagian penduduknya mengkonsumsi minyak goreng yang cukup tinggi. Pada Daerah ini masyarakat setempat banyak menjual gorengan disepanjang pinggir jalan dan pasar didaerah setempat. Bardasarkan survei yang dilakukan, mereka lebih cendrung menggunakan minyak goreng secara berulang-ulang (minyak jelantah), tanpa mengetahui bahaya dan resiko dari penggunaan minyak jelantah tersebut. Kualitas minyak goreng akan menurun (bilangan asam dan peroksidanya meningkat) setelah dipakai berulang kali sehingga minyak goreng tersebut tidak layak dipakai lagi dan menjadi limbah. Hal ini dibuktikan dengan mengambil minyak bekas pada tiga tempat yang berbeda yang digunakan untuk menggoreng makanan oleh penduduk setempat. Setelah dilakukan uji laboratorium didapatkan bahwa kandungan asam lemak bebas, bilangan peroksida, warna serta derajat keasaman dari minyak bekas tersebut tidak lagi memenuhi satandar SII dan dapat dinyatakan kwalitas dari minyak tersebut turun dan tak layak dipakai. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan informasi dan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang besarnya resiko penggunaan minyak goreng bekas terhadap kesehatan dan memperkenalkan teknologi yang murah dan sederhana kepada masyarakat tentang penjernihan minyak goreng bekas untuk bisa dipakai kembali sehingga meningkatkan kesehatan masyarakat yang mengkonsumsinya.Hasil kegiatan ini diharapkan dapat mengatasi limbah minyak goreng bekas dan dapat meningkatkan kesehatan masyarakat karena walau dengan mengkonsumsi minyak jelantah tetapi resiko akibatnya terhadap kesehatan dapat diminimalkan dengan proses penjernihan dan menggunakan bahan baku yang mudah sekali didapatkan yaitu abu sekam padi.Berdasarkan hasil pelatihan dan respon yang didapatkan adalah masyarakat setempat sangat antusias utuk mengikuti penyuluhan dan pelatihan peningkatan kwalitas minyak bekas dengan proses penjernihan dengan abu sekam padi, berdasarkan dari respon dan pertanyaan mereka akan informasi tentang bahaya penggunaan minyak bekas. Setelah mendapatkan informasi ini mereka berkeinginan untuk merubah kebiasaan dalam penggunaan minyak goreng berulang-ulang dan akan langsung mencobakannya dirumah

Kata kunci : sekam, padi, minyak.

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.