Portal Jurnal UPI

Saung Guru

Sarana Aktivitas Dan Unggulan Guru

«

PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG PEMBELAJARAN IPS DAN LOKASI TERHADAP MODAL SOSIAL SISWA SMP DI KABUPATEN SUBANG

Iyos Rosilawati
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa pembelajaran IPS lebih benyak menekankan kepada aspek kognitif saja belum mengembangkan aspek ketrampilan. Padahal IPS memiliki peran yang strategis untuk mengembangkan modal sosial siswa. Selain itu juga diduga ada perbedaan modal sosial di Kabupaten Subang di utara dan Selatan. Penelitian ini menggunakan metode Ex post facto. Pengumpulan data menggunakan survey dengan mengedarkan kuesioner, test, dan wawancara terstruktur. Populasi siswa di SMPN Kabupaten Subang berjumlah 1815, mewakili siswa di wilayah utara dan wilayah selatan sedangkan penarikan sampel sekolah dilakukan dengan cara proportional stratified random sampling sejumlah enam sekolah yang menjadi sampel penelitian, dengan182 siswa diambil untuk dijadikan objek penelitian. Analisis data menggunakan Anova dua jalan (two ways analisys variance). Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara pembel-ajaran IPS menurut persepsi siswa (X1) dengan modal sosial. Persepsi peserta didik tentang kompetensi guru memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan modal sosial. Hubungan keduanya memiliki konstribusi sebesar 4,12%, yang berada pada kategori sedang. Artinya persepsi siswa tentang pembelajaran IPS memiliki kekuatan yang akurat dalam membentuk modal sosial. Berdasarkan hasil penelitian bahwa terdapat perbedaan pembel-ajaran IPS di sebelah utara dengan selatan dan pengaruhnya terhadap modal sosial siswa. Di wilayah utara sebagian besar berada pada katagori ragu-ragu 43,90%, untuk katagori akurat hanya 34,15%. Sedangkan di selatan katagori akurat mencapai 41% dan katagori ragu-ragu di selatan mencapai 53%. Terdapat pengaruh yang signifikan dari Pembelajaran IPS (X1) secara parsial terhadap Modal sosial (Y), hal ini dapat dilihat nilai F hitung sebesar 17,123 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000. Lokasi mempengaruhi modal sosial siswa, besar hubungan antara Modal sosial (Y) dan Lokasi (X2) ditunjukkan dengan angka koefesien korelasi sebesar. 0,351 atau 3,51%. Terdapat pengaruh yang berbeda dari Pembelajaran IPS (X1) dan Lokasi (X2) secara simultan terhadap Modal sosial (Y)”. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan dalam pembelajaran IPS untuk pengembangan modal sosial sekalipun Pembelajaran IPS bukan satu-satunya hal yang mempengaruhi modal sosial, sehingga modal sosial dapat dikembangkan mulai dari lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat.

Kata kunci : Pembelajaran IPS, Lokasi, Modal Sosial

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Fulltext PDF      Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.