Portal Jurnal UPI

Saung Guru

Sarana Aktivitas Dan Unggulan Guru

«

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS NARASI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TEKNIK VISUAL-AUDITIF-TAKTIL (Penelitian pada siswa Sekolah Da sar di Kabupaten Cianjur)

Iskandarwassid dan Iis Ristiani
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh suatu kondisi sulitnya sebagian siswa SD di
dalam mengekspresikan ide, pikiran, gagasan, ataupun perasaan ke dalam bahasa
tulis. Padahal, secara lisan para siswa kelas 5 SD rata-rata sudah bisa bercerita.
Kesulitan yang mereka kemukakan adalah sulitnya mencari dan memilih kata
yang akan ditulis. Berdasarkan hasil survei serta studi pendahuluan diketahui
bahwa kesulitan menulis yang dialami oleh para siswa tersebut selain kesulitan
mencari dan memilih kata (faktor ketidakmampuan), kesulitan menulis juga
dilatarbelakangi oleh faktor hati (faktor ketidakmauan). Ketidakmampuan dan
ketidakmauan tersebut menyebabkan sulit munculnya keterampilan menulis pada
siswa. Siswa merupakan subjek utama dalam kegiatan belajar mengajar. Ia
memiliki sejumlah potensi yang harus dikembangkan. Guru sebagai fasilitator
harus mempunyai teknik yang tepat agar dapat menumbuhkembangkan potensi
yang dimililiki siswa tersebut. Gaya atau cara siswa mencari atau menerima
pelajaran yang dibutuhkan sangat variatif bergantung kepada tipe belajar dalam
pengoptimalan alat indranya. Guna menguji keterhandalan model pembelajaran
yang digunakan, penelitian dilakukan pada beberapa tipe sekolah dasar, yakni
pada sekolah tipe A, sekolah tipe B, dan sekolah tipe C yang berlokasi di daerah,
perbatasan, dan kota di Kabupaten Cianjur. Untuk itu, pengamatan, wawancara,
angket, dan tes merupakan teknik penelitian yang digunakan dalam pengujian
model pembelajaran ini. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, terbukti bahwa
terdapat perbedaan yang signifikan pada taraf signifikansi 0,05% antara hasil
belajar siswa dalam pembelajaran menulis narasi yang menggunakan teknik
visual-auditif-taktil dengan hasil belajar siswa yang tidak menggunakan teknik
visual-auditif-taktil, baik di kelas tipe A, tipe B, maupun tipe C. Dengan
demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran menulis narasi dengan
teknik visual-auditif-taktil dapat meningkatkan kemampuan menulis narasi siswa
sekolah dasar. Adapun peningkatan faktor kemauan siswa terlihat dari indikator
perhatian yang sungguh-sungguh dalam proses belajar dan respons terhadap tugas
menulis yang diberikan.

Kata kunci : menulis narasi model, teknik visual-audit-taktil hasil belajar

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Fulltext PDF      Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.