Portal Jurnal UPI

Saung Guru

Sarana Aktivitas Dan Unggulan Guru

« Vol. XIII No.1 Agustus 2019

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATIONUNTUK MENINGKATKAN KETRAMPILAN BERFIKIR KRITIS KELAS X-IPA-2 SMA NEGERI 1 PAMANUKAN SUBANG PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI TAHUN AJARAN 2017/2018

Suranto (SMA Negeri 1 Pamanukan Subang-Jawa Barat)
Abstrak
The ability to solve problems, think critically, creatively, systematically and logically is needed to deal with various changes in the times. Some of these abilities are included in future competencies that must be possessed by students. This can be achieved through the subject of Geography by choosing the right learning model, one of which is the Group Investigation learning model. This study aims to determine the improvement of students' critical thinking skills in the X-IPA-2 class in SMA 1 Pamanukan 2017/2018 Academic Year by applying the Group Investigation learning model. This research method is taken in two cycles, each cycle consisting of four stages, namely, planning, implementation, observation, and reflection. Location and research subjects were students of class X-IPA-2 at SMA 1 Pamanukan Subang. The focus studied in this study is students, teachers, and the learning process. Data and data sources to be analyzed in this study are (1) Observation sheet of learning process and student activity. (2) Student assignments. (3) Written questions. The results showed that the improvement of the learning process from the pre-cycle, cycle I to cycle II can be seen from the results of tests given before and after the action showed an increase. Average Pre-cycle Test Results = 70.67, Cycle I = 75.83, and Average Cycle II Test results are 85.50. In addition to the increase in the results of the average test, also an increase in the completeness of student learning outcomes. In the pre-cycle the completeness rate was only 20%, increasing to 32%, and in the second cycle it increased to 85%. Apart from that, activities, cooperation among students, and thinking skills of students' critical experience increase. Suggestions that can be put forward are as follows: (1) Geography subject teachers should start trying to apply the GI learning model in the learning process, because the model is able to improve students' critical thinking skills. For Researchers Next, it is suggested to further researchers to conduct research by applying GI learning models to improve the ability to think critically on other learning materials that are in accordance with different variables, subjects, time, and problems. Kemampuan memecahkan masalah, berpikir kritis, kreatif, sistematis, dan logis sangat dibutuhkan untuk menghadapi berbagai perubahan dalam perkembangan zaman. Beberapa kemampuan tersebut termasuk dalam kompetensi masa depan yang harus dimiliki oleh siswa. Hal tersebut dapat dicapai melalui mata Pelajaran Geografi dengan pemilihan model pembelajaran yang tepat, salah satunya adalah model pembelajaran Group Investigation. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa di kelas X-IPA-2 SMA Negeri 1 Pamanukan Tahun Ajaran 2017/2018 dengan menerapan model pembelajaran Group Investigation. Metode penelitian ini ditempuh dengan dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu, perncanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Lokasi dan subyek penelitian adalah siswa kelas X-IPA-2 SMA Negeri 1 Pamanukan Subang . Fokus yang diteliti dalam penelitian ini adalah siswa, guru, dan proses pembelajaran. Data dan sumber data untuk dianalisis dalam penelitian ini yaitu (1) Lembar pengamatan proses pembelajaran dan keaktifan siswa. (2) Tugas siswa. (3) Soal tertulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan proses pembelajaran dari pra siklus, siklus I sampai dengan siklus II dapat dilihat dari hasil tes yang diberikan sebelum dan setelah tindakan menunjukan peningkatan. Rata-Rata Hasil Tes pra siklus = 70,67, Siklus I = 75,83, dan Rata-Rata hasil Test Siklus II adalah 85,50. Selain terjadi peningkatan pada hasil Rata-rata test, juga terjadi peningkatan pada ketuntasan hasil belajar siswa. Pada pra siklus angka ketuntasan hanya sebesar 20%, meningkat menjadi 32%, dan pada siklus II meningkat menjadi 85%. Selain daripada itu, aktivitas, Kerja Sama diantara siswa, dan kemampuan berpikir Kritis siwa Mengalami Peningkatan. Saran yang dapat diajukan adalah sebagai berikut: (1) Guru mata pelajaran Geografi hendaknya mulai mencoba menerapkan model pembelajaran GI dalam proses pembelajaran, karena model tersebut mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Bagi Peneliti Selanjutnya, disarankan kepada peneliti selanjutnya agar melakukan penelitian dengan menerapkan model pembelajaran GI untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada materi pembelajaran lain yang sesuai dengan variabel, subyek, waktu, dan masalah yang berbeda.

Kata kunci : Berpikir Kritis, Group Investigation

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.