Portal Jurnal UPI

Saung Guru

Sarana Aktivitas Dan Unggulan Guru

« Vol XI No.2 Agustus 2018

EFFORTS TO IMPROVE MATHEMATICAL PROBLEM SOLVING SKILLS OF CLASS IX STUDENTS IN PATTERNS AND LINE MATERIALS (UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS IX PADA MATERI POLA DAN BARISAN BILANGAN)

Popi (SMPN 3 Sukaraja)
Abstrak
The ability to think and reason is something that must be possessed by humans. This ability needs to be continuously developed in every learning both at school and outside school. In reality the problem solving in students is still low. This can be seen from student learning outcomes that are not optimal. To develop this problem-solving ability requires the right learning approach, one approach that can be used is a problem-solving approach. The problem solving approach is one of the learning strategies that can be used to stimulate students to be more creative, interactive, and communicative. This study aims to determine the improvement of students' mathematical problem solving skills after applying a problem solving approach, as well as to find out the activities of students in the classroom and make improvements in it. This research is a classroom action research designed by 3 cycles of action. The subjects in this study were students of class IX B 2018/2019 school year, amounting to 40 students, while the instruments used were test descriptions and observation sheets and analyzed quantitatively descriptively. The results of data analysis in cycle I obtained an average problem-solving ability of 51.76 (very less), cycle II obtained an average of 59.13 (less) and cycle III obtained an average of 64.9 (enough). Initial ability is 27.54 (less), and after doing the problem solving approach has increased to 70.77 (enough). Likewise, student activities and cooperative skills have increased. Thus the application of a problem solving approach can increase students' ability to solve problems. Kemampuan berpikir dan bernalar merupakan sesuatu hal yang harus dimiliki oleh manusia. Kemampuan ini perlu terus ditumbuhkembangkan dalam setiap pembelajaran baik di sekolah maupun di luar sekolah. Pada kenyataannya pemecahan masalah pada siswa masih rendah. Hal ini terlihat dari hasil belajar siswa yang belum optimal. Untuk menumbuhkembangkan kemampuan pemecahan masalah ini diperlukan pendekatan pembelajaran yang tepat, salah satu pendekatan yang bisa digunakan adalah pendekatan pemecahan masalah. Pendekatan pemecahan masalah merupakan salah satu strategi pembelajaran yang dapat digunakan untuk merangsang para siswa lebih kreatif, interaktif, dan komunikatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa setelah diterapkan pendekatan pemecahan masalah, sekaligus untuk mengetahui aktivitas siswa di dalam kelas dan melakukan upaya perbaikan di dalamnya. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dirancang 3 siklus tindakan. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX B tahun pelajaran 2018/2019 yang berjumlah 40 siswa, sedangkan intrumen yang digunakan adalah tes uraian dan lembar observasi serta dianalisis secara kuantitatif deskriptif. Hasil analisis data pada siklus I diperoleh rata-rata kemampuan pemecahan masalah 51,76 (kurang sekali), siklus II diperoleh rata-rata 59,13 (kurang) dan siklus III diperoleh rata-rata 64,9 (cukup). Kemampuan awal sebesar 27,54 (kurang sekali), dan setelah dilakukan pendekatan pemecahan masalah mengalami peningkatan menjadi 70,77 (cukup). Begitu juga aktivitas dan keterampilan kooperatis siswa mengalami peningkatan. Dengan demikian penerapan pendekatan pemecahan masalah dapat meningkatakan kemampuan siswa dalam memecahkan permasalahan.

Kata kunci : matematika, siswa, pola, barisan bilangan

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.