Portal Jurnal UPI

Saung Guru

Sarana Aktivitas Dan Unggulan Guru

« Volume 15 No. 1 Maret 2017

MODEL PENDIDIKAN TAZKIYATUN NAFS SEBAGAI UPAYA MEMBENTUK AKHLAK MULIA SANTRI DI PONDOK PESANTREN AL- HUDA KUNINGAN JAWA BARAT

M. Rifqi Faldu Rahman, Udin Supriadi, dan Fahrudin
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hadirnya beragam problematika masyarakat yang cendrung mengikuti gaya hidup matearialis dan Hedonis. Manusia yang seperti ini tidak sepenuhnya dikatakan sebagai manusia yang bahagia, justru mereka dihadapkan dengan berbagai persoalan yang akhirnya terjadi kekeringan spiritual. Bahagia lahir tentu berbeda dengan bahagia bathin, bahagia bathin tidak bisa di beli dengan sebuah materi, namun hanya bisa di rasakan ketika manusia itu dekat dengan TuhanNya. Pendidikan Tazkiyatun Nafs adalah salah satu alternative dalam mengatasi masalah ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Tujuan, Perencanaan, Pelaksanaan, dan Keberhasilan dari Pendidikan Tazkiyatun Nafs di Pondok Pesantren Al-Huda. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Instrumen penelitian yang digunakan adalah peneliti sendiri. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara pengamatan, wawancawa, dan studi dokumen. Hasil dari penelitian ini menunjukan (1). Tujuan dari pendidikan tazkiyatun nafs di Pondok Pesantren Al-huda secara umum melatih jiwa santri agar selalu dekat dengan rabbNya. Secara khusus adanya ketenangan batin yang dirasakan para santri sehingga timbul rasa di awasi oleh All?h SWT. (2). Perencanaannya seluruhnya ada pada kebijakan pimpinan Ponpes Al-Huda, yang mana kyai memiliki kebebasan dan wewenang secara penuh dalam merencanakan program kegiatan berupa perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi (3). Pelaksanaannya dengan tahapan pembersihan diri, memberikan pemahaman keagamaan melalui pengajian kitab tauhid dan tasawuf, Ziarah, Riy?dah Zikir secara jahr dengan istiqamah dalam ibadah dan pengamalan ijazahan. (4). Keberhasilannya bisa dilihat dari, (1) Change behavior (Perubahan sikap & Ketenangan bathin) dalam mengahadapi problematika kehidupan. (2) Taat dalam beribadah menjalankan segala perintah dan menjauhkan larangannya (3) Sifat-sifat Akhlak Mulia seperti jujur, qonaah, zuhud tawadhu dll.

Kata kunci : Akhlak Mulia Santri, Hati, Pendidikan Tazkiyatun Nafs

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Fulltext PDF      Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.