Portal Jurnal UPI

Saung Guru

Sarana Aktivitas Dan Unggulan Guru

« Vol. X No. 1 April 2017

LOCAL WISDOM OF ENVIRONMENT AND CONSERVATION (Study on Indigenous Peo ples in East Priangan Sunda)

Yus Darusman (Universitas Perjuangan Tasikmalaya)
Abstrak
The purpose of this study found a formula of life of the indigenous peoples in the East Priangan expression of local knowledge and the preservation of the environment. Finding the authenticity of the pattern of life of indigenous peoples will be input in the Sunda original personality formation Sundanese community in the development of Sundanese culture and ethos of environmental preservation. This qualitative study using participant observation data collection techniques that researchers act as a tool to observe and interview the principal data source or informant and the informant base in the traditional village. Researchers will stay with indigenous peoples in a few weeks in each village customary to observe and dig deep depth information interview. Informants will be determined in the field with snow models numbness that is looking for the next update to the informant through the initial informant results showed indigenous people living at one with nature, trust in the natural into the religious beliefs of the people is the basis of the fundamental in guiding and become a lifelong passion. Simplicity of life who abide by the advice and norms heritage is characteristic of indigenous peoples. Compliance with the teachings leleuhur a bastion for not open to outside influences. The conclusion that indigenous people assume adherence to the ancestors is a guarantee keselaman live in this world and in the hereafter. Relationship with nature assumes that he is part of the natural and ancestral spirits are still alive and one with nature. (Tujuan penelitian ini menemukan formula kehidupan pada masyarakat adat Priangan Timur dalam ungkapan kearifan lokal dan pelestarian lingkungan hidup. Menemukan keaslian pola kehidupan masyarakat adat sunda akan menjadi masukan dalam pembentukan kepribadian asli masyarakat sunda dalam rangka pengembangan budaya sunda dan etos pelestarian lingkungan.Penelitian kualitatif ini menggunakan teknik pengumpulan data observasi partisipan yaitu peneliti berperan sebagai alat dalam melakukan observasi dan wawancara kepada sumber data atau informan pokok dan informan pangkal di kampung adat. Peneliti akan tinggal bersama masyarakat adat dalam beberapa minggu di setiap kampung adat untuk mengamati dan menggali informasi yang mendalam deep interview. Informan akan ditentukan dilapangan dengan model snow baal yaitu mencari informasi kepada informan berikutnya melalui informan awal Hasil penelitian menunjukkan masyarakat adat hidup menyatu dengan alam, kepercayaan terhadap alam menjadi keyakinan agama rakyat yang menjadi dasar yang fundamental dalam membimbing dan menjadi tujuan hidupnya. Kesederhanaan hidup yang patuh pada anjuran dan norma warisan leluhur menjadi ciri dari masyarakat adat. Kepatuhan pada ajaran leleuhur merupakan benteng pertahanan untuk tidak terbuka pada pengaruh dari luar. Kesimpulannya bahwa masyarakat adat beranggapan kepatuhan kepada leluhur adalah jaminan keselaman hidup di dunia dan di akhirat nanti. Hubungannya dengan alam beranggapan bahwa dirinya merupakan bagian dari alam dan roh leluhur masih hidup dan menyatu dengan alam).

Kata kunci : Kearifan Lokal, Pelestarian Lingkungan dan Masyarakat adat

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.