Portal Jurnal UPI

Saung Guru

Sarana Aktivitas Dan Unggulan Guru

« Vol. X No. 1 April 2017

DIAGNOSIS OF STUDENTS’ MISCONCEPTION LEVEL OF FORCE AND MOTION USING FOUR-TIER TEST

Asep Sutiadi and Ahmad Ahsin Akmali (Departemen Pendidikan Fisika FPMIPA UPI Bandung)
Abstrak
This study focuse on the diagnosis of student misconceptions especially in force and motion theory. The purpose of this study is to investigate the level of misconceptions which occur in junior high school students on the concepts of force and motion theory using Four-tier Test instrument. Research method which used in this study is descriptive-exploratory study with a non-experimental approaches and One Shot Design of research design. The subjects of this study are 321 VIII grade junior high school students which consist of 128 students of public junior high school students and 193 private junior high school students in the district of Sukasari, Bandung. the findings of the study indicate that junior high school students experiencing misconceptions on five (5) essential concepts in the material of force and motion which includes the concept of displacement, distance, velocity, velocity of gravity, and inertia, which one of them is there is one (1) recent misconception found that the smaller objects will fall faster. Misconceptions experienced by students are qualitatively occur in a moderate level and recent misconceptions experienced by students are in a high level, while quantitatively, misconceptions which related to the concept of movement and distance are occur in moderate to high level, whereas misconceptions which related to the concept of velocity, gravity, and inertia are occur in a very high level, and recent misconceptions are identified to be in a very low level. The highest level of student misconceptions is quantitatively misconceptions associated with the concept of gravitational acceleration sebeasar 60,16% with moderate category, namely misconception that heavier objects fall fast. (Penelitian ini berfokus pada upaya diagnosis miskonsepsi siswa dalam materi gaya dan gerak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi level miskonsepsi yang terjadi pada siswa SMP pada konsep-konsep dalam materi gaya dan gerak dengan menggunakan instrumen Four-tier Test. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif-eksploratif dan menggunakan pendekatan non-eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah One Shot Design. Subjek pada penelitian ini adalah 321 siswa SMP kelas VIII yang terdiri dari 128 siswa SMP Negeri dan 193 siswa SMP Swasta yang ada di kecamatan Sukasari, Bandung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa SMP mengalami miskonsepsi pada lima (5) konsep esensial dalam materi gaya dan gerak yaitu meliputi konsep perpindahan, jarak, percepatan, percepatan gravitasi, serta kelembaman, yang diantaranya terdapat satu (1) miskonsepsi baru yaitu bahwa benda yang lebih kecil akan jatuh lebih cepat. Miskonsepsi yang dialami siswa secara kualitatif berada dalam level sedang dan miskonsepsi baru yang dialami siswa berada dalam level kuat, sedangkan secara kuantitatif untuk miskonsepsi yang berkaitan dengan konsep perpindahan dan jarak berada dalam kategori sedang sampai tinggi, untuk miskonsepsi yang berkaitan dengan konsep percepatan, gravitasi, dan kelembaman berada dalam kategori sangat tinggi, dan miskonsepsi baru yang teridentifikasi berada dalam kategori sangat rendah. Level miskonsepsi siswa tertinggi secara kuantitatif adalah 60,16 % dengan kategori sedang.

Kata kunci : : Miskonsepsi, Gaya, Gerak, dan Four-tier Test.

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.