Portal Jurnal UPI

Saung Guru

Sarana Aktivitas Dan Unggulan Guru

« Edisi Khusus April 2009

INTERNALISASI NILAI-NILAI TRADISI PADA PENCIPTAAN TARI ANAK BERBASIS BUDAYA LOKAL

Ayo Sunaryo *)
Abstrak
Kehidupan suatu bangsa akan sangat tergantung pada generasi-generasi penerus yang berpotensi. Anak-anak sebagai generasi pnerus harus dipupuk dengan hal-hal yang positif sejak dini. Ditengah-tengah gencarnya perbaikan ekonomi dan munculnya era globalisasi yang mengakibatkan penetrasi kebudayaan asing semakin dominant dan merasuk kedalam kehidupan anak-anak. Hal ini jelas dapat berpengaruh terhadap keberadaan permainan tradisional. Tidak mengherankan jika anak-anak sekarang lebih manyukai irama musik disko dengan tari modern dance yang dianggapnya modern, dengan bermain game playstation atau boneka berbie, daripada mengenal degung atau cianjuran dan memainkan permainan tradisional, seperti sasalimpetan atau bubuyungan. Pada umumnya anak sekarang lebih menyukai ceritera power rangers dan memuja tokoh naruto dalam film kartun jepang, daripada menyukai ceritera sangkuriang dan memuja tokoh gatotgaca. Semua ini terjadi, pada dasarnya disebabkan oleh kekurang kenalnya mereka akan kesenian tradisional itu sendiri.

Kata kunci : Internalisasi, tradisi, tari anak, budaya lokal

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Fulltext PDF      Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.