Portal Jurnal UPI

Saung Guru

Sarana Aktivitas Dan Unggulan Guru

« Vol. IX No. 3 Desember 2016

APPLICATION OF CONTEXTUAL APPROACH (CTL) EXPERIMENTAL METHOD TO IMPROVE SKILLS IN THE PROCESS OF SCIENCE STUDENT OF THE SEPARATION OF MIXED (PENERAPAN PENDEKATAN KONSTEKSTUAL (CTL) DENGAN METODE EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPIL-AN PROSES SAINS SIS

Enjang Saep (SMPN 1 Karangnunggal)
Abstrak
This class action research aims to examine the benefits of applying contextual approach with experimental methods in material separation of mixtures for students of Class VII / BLC SMP Negeri 1 Karangnunggal Kab. Tasikmalaya. The method used is based upon contextual approach (CTL) by the number of students as many as 33 people consisting of 9 men and 24 women, in the first semester of the school year 2010/2011. Learning using the experimental method can improve science process skills in students. It can be seen from the increase in the average value of the results of the initial test cycle, the first cycle and the second cycle; From the observations conducted to observe the activities of students and teachers (researchers) showed that the activity of students and teachers are generally good, and there is no behavior that could interfere with ongoing learning; Based on the analysis and an interview given to students in the form of questions, it is known that almost all the students had a positive response to science learning, especially regarding the separation of the material mixture with the application of contextual approach to the experimental method. (Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk menguji manfaat dari penerapan pendekatan konstekstual dengan metode eksperimen pada materi pemisahan campuran bagi siswa Kelas VII/BLC SMP Negeri 1 Karangnunggal Kab. Tasikmalaya. Metode yang digunakan mengacu pada pendekatan konstekstual (CTL) dengan jumlah siswa sebanyak 33 orang yang terdiri dari laki-laki 9 orang dan perempuan 24 orang, pada semester ganjil tahun pelajaran 2010/2011. Pembelajaran dengan menggunakan metode eksperimen dapat meningkatkan keterampilan proses sains pada siswa. Hal ini dapat dilihat dari kenaikan rata-rata nilai hasil tes siklus awal, siklus I dan siklus II; Dari hasil observasi yang dilakukan untuk mengamati aktivitas siswa dan guru (peneliti) diperoleh bahwa aktivitas siswa dan guru pada umumnya baik, dan tidak terdapat perilaku yang dapat mengganggu pembelajaran yang sedang berlangsung; dan Berdasarkan hasil analisis wawancara yang diberikan kepada siswa yang berupa pertanyaan-pertanyaan, dapat diketahui bahwa hampir semua siswa memiliki respons yang positif terhadap pembelajaran IPA terutama mengenai materi pemisahan campuran dengan penerapan pendekatan konstektual dengan metode eksperimen).

Kata kunci : kontekstual, sains, pemisahan campuran

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.