Portal Jurnal UPI

Saung Guru

Sarana Aktivitas Dan Unggulan Guru

« Vol. IX No. 3 Desember 2016

THE ANALYSIS OF CLASSROOM TEACHER’S COMPETENCY IN ARRANGING ASSESSMENT INSTRUMENT OF SOCIAL SCIENCE SUBJECT IN THE ELEMENTARY SCHOOL (ANALISIS KOMPETENSI GURU KELAS DALAM MENGATUR INSTRUMEN PENILAIAN ILMU SOSIAL SUBJEK DI SEKOLAH DASAR)

Fajar (Universitas Perjuangan Tasikmaya)
Abstrak
This study examines the importance pemahamn teacher competence in the assessment of learning in the working area of the district Education and Culture UPTD Banjarsari Ciamis regency, West Java province who have received professional certification. Collecting data using documentation and interviews dianaliis through three stages, namely data reduction, data display, and conclusion. The results showed that teachers' understanding of the concept has a tendency votes ratings inadequate. It can be seen from various aberrations of thought that were raised by teachers during the interview. impact assessment is based upon the experience and estimates of teachers' teaching only. The quality of teachers in regulating instruments have a tendency of poor quality ratings. It can be seen from the analysis of data capable of showing that many components and can not be installed properly by the teacher. constraints in preparing teachers in the District Banjarsari assessment instruments have a tendency with the same problem, the lack of training that addresses the full assessment, and its scope was too wide Social Sciences matter content within a specified period. Suggested teachers should continue to develop capabilities in the field of assessment of learning through reading resources, training, seminars, and so on. Principal and Education Authority, they must improve the skills and knowledge of teachers and encourage teachers also provide an opportunity for teachers to participate in scientific forums, such as discussion, upgrades, training, seminars and workshops. (Penelitian ini mengkaji pentingnya pemahamn kompetensi guru dalam penilaian pembelajaran di wilayah kerja kabupaten Pendidikan dan Kebudayaan UPTD Banjarsari Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat yang telah mendapat sertifikasi profesional. Pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan wawancara yang dianaliis melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, display data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru tentang konsep penilaian memiliki kecenderungan penilaian yang tidak memadai. Hal ini dapat dilihat dari berbagai penyimpangan pemikiran yang dilontarkan oleh guru saat wawancara. dampaknya penilaian dilakukan berdasarkan pengalaman dan perkiraan mengajar guru saja. Kualitas guru dalam mengatur instrumen memiliki kecenderungan peringkat kualitas yang buruk. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis data yang mampu menunjukkan bahwa banyak komponen dan tidak dapat dipasang dengan benar oleh guru kendala guru dalam menyusun instrumen penilaian di Kabupaten Banjarsari memiliki kecenderungan dengan masalah yang sama, kurangnya pelatihan yang membahas penilaian menyeluruh, dan ruang lingkup terlalu lebar Ilmu Sosial konten materi dalam jangka waktu tertentu. Disarankan kepada para guru harus terus mengembangkan kemampuan di bidang penilaian pembelajaran melalui membaca buku sumber, pelatihan, seminar, dan sebagainya. Kepala Sekolah dan Otoritas Pendidikan, mereka harus meningkatkan kemampuan dan pengetahuan guru dan mendorong guru juga memberikan kesempatan bagi guru untuk berpartisipasi dalam forum ilmiah, seperti diskusi, upgrade, pelatihan, seminar dan lokakarya)

Kata kunci : guru, kelas, ilmu sosial

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.