Portal Jurnal UPI

Saung Guru

Sarana Aktivitas Dan Unggulan Guru

« Vol. IX No. 3 Desember 2016

ANALYSIS FORM THE LANGUAGE SASAK DIALECT KLITIK MENO-MENE(ANALISIS BENTUK KLITIK DALAM BAHASA SASAK DIALEK MENO-MENE)

Sultana (Universitas Mataram)
Abstrak
Sasak people are scattered in various regions in Indonesia in general and who inhabit the island of Lombok in particular is composed of a wide variety of dialects. Dialect itself consists of various subdialek used by the users according to the Sasak language sociology society. klitika study Sasak language has the form, function and meaning of the effect on the Sasak language anatarpemakai relationship. The formulation of the problem is how the form, function and meaning in language Sasak dialect klitik meno-mene. The subject of research of all citizens who use dialect Sasak meno-mene. Methods of data collection methods refer, ably method, and the method of introspection. Data were analyzed using a unified method intralingual. The results of the data analysis has been carried out concluded that the form, function and meaning klitik Sasak language as follows: (1) Form klitik Sasak language consists of a form of the phoneme / k /, / m /, / n /, / e / and morpheme da, ta, na, lu, KMO, and ko, (2) Proklitik; / K /, da, ta, na, lu (3) Inklitik; / M /, / n /, / e /, KMO, and ko (4) Proklitik and inklitik; / K /, da, ta, and na, (5) Function klitik Sasak language; establish good personal pronouns significant positive or negative meaning, (6) Meaning klitik Sasak language; pronoun singular and plural pronouns. (Masyarakat Sasak yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia pada umumnya dan yang mendiami pulau Lombok pada khususnya adalah terdiri dari berbagai macam dialek. Dialek sendiri terdiri dari berbagai macam subdialek yang digunakan oleh para pengguna bahasa Sasak sesuai dengan sosiologi masyarakatnya. kajian klitika bahasa Sasak memiliki bentuk, fungsi dan makna yang berpengaruh pada hubungan anatarpemakai bahasa Sasak. Rumusan masalahnya adalah bagaimanakah bentuk, fungsi dan makna klitik dalam bahasa Sasak dialek meno-mene. Subjek penelitian seluruh warga masyarakat Sasak yang menggunakan dialek meno-mene. Metode pengumpulan datanya menggunakan metode simak, metode cakap, dan metode introspeksi. Data dianalisis dengan menggunakan metode padan intralingual. Hasil analisis data yang telah dilaksanakan disimpulkan bahwa bentuk, fungsi dan makna klitik bahasa Sasak sebagai berikut: (1) Bentuk klitik bahasa Sasak terdiri dari bentuk fonem /k/, /m/, /n/, /e/ dan morfem terikat da, ta, na, lu, kmo, dan ko, (2) Proklitik; /k/, da, ta, na, lu (3) Inklitik; /m/, /n/, /e/, kmo, dan ko (4) Proklitik dan inklitik; /k/, da, ta, dan na, (5) Fungsi klitik bahasa Sasak ; membentuk kata ganti orang baik yang bermakna positif maupun yang bermakna negatif, (6) Makna klitik bahasa Sasak; pronomina tunggal dan pronomina jamak)

Kata kunci : klitik, bahasa Sasak, bentuk, fungsi dan makna

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.