Portal Jurnal UPI

Saung Guru

Sarana Aktivitas Dan Unggulan Guru

« Volume 14 No. 1 Maret 2016

Ilmu sebagai Substansi Esensial dalam Epistemologi Pendidikan Islam

Ahmad Syamsu Rizal
Abstrak
Pendidikan tidak identik dengan sekedar proses mentransfer ilmu pengetahuan, karena target didik tidak sekedar kepandaian akali, tetapi juga menargetkan dimensi yang lebih luas pada diri manusia seperti sikap, watak, perilaku dan keterampilan. Meskipun demikian, ilmu pengetahuan menjadi sarana bagi seseorang untuk mencapai kapasitas ke arah pembentukan aspek-aspek tersebut. Oleh karena itu, kajian serius tentang ilmu pengetahuan, baik secara konseptual, fungsi, nilai, ragam serta jenis, juga sumber yang dikembangkan menjadi ilmu pengetahuan merupakan aspek mendasar dalam merumuskan muatan pendidikan Islam. Dalam hal ini, Islam menawarkan konsepsi khasnya sendiri berkenaan dengan ilmu pengetahuan selaras dengan teleologis kependidikannya dan anggapan dasarnya tentang aspek-aspek potensial kemanusiaan, sebagai objek didik yang harus dikembangkan. Yang paling mendasar dari itu semua adalah bahwa dalam Islam ilmu itu dipandang sebagai milik Allah. Sebagian di antaranya diberikan kepada manusia secara langsung melalui para Nabi dan sebagian lagi diberikan bahannya untuk dikaji dan dikembangkan oleh manusia sendiri berbasis pada akal dan pengalamannya. Dalam pendidikan Islami, kedua jenis ilmu ini harus diberikan secara seimbang dalam rangka mencapai pembentukan dan pengembangan diri Islami yang utuh secara lahir dan batin

Kata kunci : ilmu pengetahuan, pengembangan diri Islami, pendidikan Islam

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Fulltext PDF      Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.