Portal Jurnal UPI

Saung Guru

Sarana Aktivitas Dan Unggulan Guru

« MIMBAR NO 1 2006

Penguasaan Keterampilan Menari Melalui Latihan Kelenturan Gerak pada Anak Tunarungu (Pemanfaatan Waktu Luang dalam Pendidikan Luar Sekolah)

Edja Sadjaah
Abstrak
Hal yang melatarbelakangi permasalahan pokok penelitian sebagai berikut; Apakah terdapat hubungan antara kelenturan gerak
dengan penguasaan tarian keterampilan menari pada anak tunarungu.
Sampel penelitiannya adalah anak tunarungu (usia kelas 5 SD) sebanyak 13 orang sebagai sample penelitian dengan pertimbangan
bahwa di usia itu anak sudah bisa mengerti instruksi dan makna irama. (Sampel penuh). Tujuan penelitian adalah memperoleh
gambaran ada tidaknya hubungan gerak dengan penguasaan kelenturan gerak dalam penguasaan suatu tarian. Hipotesis penelitian
sesuai kajian teoru, yaitu semakin tinggi kelenturan gerak maka semakin baik penguasaan tarian. Adapun metode penelitian adalah
dengan menggunakan metode deskriptif dan instrumen penelitian digunakan tes perbuatan dibuat satuan pelajaran dan melakukan
observasi.
Untuk menguji hipotesis digunakan koefisien korelasi Rank Spearmam. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis diperoleh T hitung =
3,337 dan T table untuk N = 13, adalah 3,106 dengan taraf signifikasi oC = 0,01, berarti ada hubungan kelenturan gerak
dengan keterampilan menari anak tunarungu dan tingkat kelenturan gerak yang tinggi deapat meingkatkan penguasaan dan
keterampilan menari pada anak tunarungu.
Melalui pelatihan secara konsisten dan kontinuitas dan pemberian disiplin ternyata tarian yang memerlukan kelenturan gerak dari
suatu tarian dapat dikuasai dengan baik oleh anak tunarungu. Sebagai tindak lanjut bagi pelatih-pelatih sanggar tari hendaknya
memiliki empati dan motivasi tinggi untuk memberikan bekal latihan yang rutin terhadap anak tunarungu dikeranakan sebagian
anak tunarungu memiliki potensi yang bisa dikembangkan dalam seni tari. Untuk melengkapi tampilan tarian, dapat diiringi
musik yang harmonis walaupun barangkali anak tunarungu sendiri kurang dapat menikmatinya oleh karena tidak mendengar,
akan tetapi kepuasan bagi para penontonnya. Rekomendasi tertuju kepada para pendiri sanggar tari dan pemerhati seni tari, berilah
peluang dan kesempatan dan ciptakan tarian-tarian daerah sampai nasional yang bervariasi gerakan dan inovatif untuk anak
tunarungu.

Kata kunci : Pemanfaatan Waktu Luang dalam Pengembangan Seni Tari pada Anak Tunarungu.

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.