Portal Jurnal UPI

Saung Guru

Sarana Aktivitas Dan Unggulan Guru

« Vol 12 No. 1 April 2012

PENGEMBANGAN MODEL INTERNALISASI NILAI KEJUJURAN MELALUI PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS ETIKA BISNIS (Studi pada SMK Negeri 2 Banjarmasin)

Rizali Hadi
Abstrak
Penelitian ini bermaksud mengembangkan model untuk menginternalisasi nilai kejujuran melalui pembelajaran kewirausahaan berbasis etika bisnis. Melalui mata pelajaran kewirausahaan dapat disampaikan banyak nilai
terutama kejujuran dalam berbisnis. Sekarang ini pelanggaran etika bisnis sudah menjadi masalah yang krusial. Banyak orang yang ingin cepat menjadi kaya. Profesi sebagai wirausaha sangat diperlukan, karena sebuah negara
akan cepat maju kalau jumlah wirausahawannya lebih dari 2% dari populasi penduduknya. Indonesia menurut LIPI (2007) wirausahawannya baru 0,18% dan tahun 2012 diprediksi bisa naik menjadi 1,56%. Pertambahan wirausahawan harus didorong oleh semua pihak. Sekolah harus ikut dalam menyiapkan pengetahuan kewirausahaan kepada siswa yang disertai internalisasi nilai kejujuran berbasis etika bisnis. Metode penelitian ini adalah studi
kasus yang bersifat kualitatif dengan paradigma deskriftif, evaluatif dan eksperimental. Metode deskriftif digunakan untuk menghimpun data tentang kondisi yang ada, merupakan studi awal untuk membuat model hipotetik sesuai need assesment. Metode evaluatif dipakai dalam melakukan uji coba yang divalidasi dan direvisi. Metode eksperimen dilakukan dalam percobaan untuk melihat perubahan setelah treatment dan menilai apakah model yang dikembangkan telah berhasil secara signifikan, efektif dan efisien. Metode penelitian ini mengacu kepada research & development yang dikembangkan oleh Borg & Gall yang dimodifikasi oleh Sukmadinata.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model internalisasi nilai kejujuran menggunakan RPP+SUPNIL JUR ada perubahan kejujuran yang signifikan pada kelas eksperimen dibandingkan dengan kelas kontrol. Perubahan kejujuran pada kelas kontrol 34,49% dan perubahan pada kelas eksperimen 157,45%. Perubahan ini memang drastis karena umumnya pesan nilai kejujuran yang baru disampaikan masih diingat kuat, tapi yang dikhawatirkan akan berangsur terlupakan. Karena itulah pesan-pesan nilai kejujuran dalam berbisnis harus terus dilakukan secara terencana, agar kejujuran itu menjadi kebiasaan (habit).Berdasarkan hasil penelitian ini, maka disarankan agar guru-guru yang mengajar kewirausahaan dapat menggunakan RPP+SUPNIL JUR ini. Model ini dapat dimodifikasi untuk mata pelajaran yang berbeda untuk menginternalisasi nilai-nilai lainnya.

Kata kunci : Internalisasi Nilai, Nilai Kejujuran, Model Pembelajaran, Kewirausahaan dan Etika Bisnis

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Fulltext PDF      Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.