Portal Jurnal UPI

Saung Guru

Sarana Aktivitas Dan Unggulan Guru

« Vol. VII No. 2 Agustus 2015

PENERAPAN METODE PASANGAN TERSTRUKTUR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA PADA SISWA KELAS VII B SMP NEGERI 1 SUKARAJA KABUPATEN TASIKMALAYA

Jojo (SMPN I Sukaraja)
Abstrak
Penelitian tindakan kelas dengan menggunakan metode pasangan terstruktur kepada siswa kelas VII B SMP Negeri I Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya tahun ajaran 2012/2013 dengan jumlah siswa sebanyak 32 terdiri dari 15 putra dan 17 putri memperlihatkan bahwa siswa yang aktif selama mengikuti proses pembelajaran keterampilan berbicara dapat meningkat dari tiap siklus. Pada siklus I sebanyak 53% (17 siswa), pada siklus II meningkat menjadi 66% (21 siswa), dan pada siklus III meningkat lagi menjadi 78% (25 siswa). Siswa yang menunjukkan keberanian untuk berbicara di depan kelas sebanyak 59% (19 siswa), pada siklus II meningkat menjadi 69% (22 siswa), dan pada siklus III meningkat lagi menjadi 88% (28 siswa). Untuk kategori bekerjasama dengan pasangannya pun meningkat dari siklus pertama 56% (18 siswa), dan meningkat menjadi 69% (22 siswa) pada siklus kedua, dan pada siklus III meningkat lagi menjadi 81% (26 siswa). Terbukti dengan meningkatnya hasil pembelajaran berbicara, ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 56,25% atau sebanyak 18 siswa. Pada siklus II sebesar 71,87% atau sebanyak 23 siswa. Pada siklus III sebesar 87,50% atau sebanyak 28 siswa. Abstract. Classroom action research using a structured partner to the students of class VII B SMP Negeri I Sukaraja Tasikmalaya district academic year 2012/2013 the number of students as much as 32 consists of 15 sons and 17 daughters show that students who are active during the learning process can increase conversational skills of each cycle. In the first cycle as much as 53% (17 students), on the second cycle increased to 66% (21 students), and the third cycle increased to 78% (25 students). Students who show the courage to speak in front of the class as much as 59% (19 students), on the second cycle increased to 69% (22 students), and the third cycle increased to 88% (28 students). For cooperation with partner category was increased from the first cycle of 56% (18 students), and increased to 69% (22 students) in the second cycle and the third cycle increased to 81% (26 students). Evidenced by the growing talk of learning outcomes, mastery learning students in the first cycle of 56.25% or as many as 18 students. In the second cycle of 71.87% or as many as 23 students. In the third cycle of 87.50% or as many as 28 students.

Kata kunci : metode, pasangan, terstruktur, terampil, berbicara

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.