Portal Jurnal UPI

Saung Guru

Sarana Aktivitas Dan Unggulan Guru

« Prosiding Konvensi Nasional APTEKINDO VII dan Temu Karya XVIII FPTK/FT-JPTK Se-Indonesia (Bagian II hal 192 sd. 373)

Pembelajaran Berbasis Tempat Kerja dalam Penyelenggaraan Program S1 Profesi Guru Pendidikan Teknologi dan Kejuruan

Budi Tri Siswanto
Abstrak
Pendidikan profesi guru vokasi /PTK sebagai subsistem pendidikan nasional memerlukan redesain dalam pengelolaan dan penyelenggaraan diklatnya. Beberapa faktor bersifat technocultural yang perlu dipertimbangkan: hubungan industri, perubahan teknologi, organisasi pekerjaan, dan formasi kompetensi. Kerjasama LPTK guru vokasi dengan industri menjadi keniscayaan. Kebijakan peningkatan proporsi siswa SMK, KKNI, munculnya sekolah vokasi di berbagai universitas, serta munculnya akademi komunitas menimbulkan kekosongan aturan tata kelola. Ketiadaan payung hukum formal dalam pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan profesi guru vokasi/PTK menjadi kendala struktural. Diperlukan kreativitas para operator pendidikan profesi guru vokasi untuk menetapkan pendekatan pembelajaran yang mampu membentuk karakter kerja insan paripurna sebagai pendidik dan tenaga kependidikan yang kompeten. Pembelajaran berbasis kerja (Work-Based Learning=WBL) adalah pendekatan pembelajaran yang memanfaatkan tempat kerja (di dunia usaha/industri) untuk menstrukturkan pengalaman-pengalaman yang didapat di tempat kerja berkontribusi pada sosial, akademik, dan pengembangan karir pembelajar atau calon guru vokasi dan menjadi suplemen dalam kegiatan pembelajaran. Pengalaman belajar di tempat kerja diaplikasikan, diperhalus, diperluas dalam pembelajaran baik di kampus maupun di tempat kerja. Dengan WBL, pembelajar/calon guru vokasi mengem-bangkan karakter kerja, sikap (attitude), pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), pencerahan (insight), perilaku (behavior), kebiasaan (habits), dan pergaulan (associations) dari pengalaman–pengalaman kedua tempat dan memungkinkan terjadi pembelajaran yang terkait dengan aktivitas bekerja nyata. Model penyelenggaraan pendidikan profesi guru vokasi dengan pendekatan WBL harus dikembangkan di era Indonesia Emas dengan payung hukum yang memadai. Model WBL Rolling-Terpadu dapat diadaptasi dalam pengembangan guru vokasi bidang rekayasa untuk membentuk insan paripurna guru vokasi rekayasa teknologi.

Kata kunci : Pembelajaran Berbasis Tempat Kerja, pendidikan profesi guru PTK/vokasi, Model WBL Rolling-Terpadu

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Fulltext PDF      Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.