Portal Jurnal UPI

Saung Guru

Sarana Aktivitas Dan Unggulan Guru

« Rekognisi Pembelajaran dan Penerapan

PENINGKATAN KEMAMPUAN BUNYI SUPRASEGMENTAL MELALUI PENDEKATAN BINA KOMUNIKASI PERSEPSI BUNYI IRAMA (BKPBI) PERMAINAN PIANIKA SISWA TUNARUNGU

Dudi Gunawan
Abstrak
Penelitian ini diangkat dari fenomena lapangan, bahwa sebagian besar kebutuhan yang dirasakan siswa tunarungu tentang komunilasi dan bahasa belum mendapatkan pemenuhan dalam pelaksanaannya dan belum efektif, Sementara itu tuntutan komunilasi dan bahasa yang dirasakan siswa secara nyata masih terabaikan. Guru masih mengalami kesukaran dalam merumuskan dan mengembangkan materi pelaksanaan Layanan Bina Komunikasi Persepsi Bunyi dan Irama (BKPBI) yang akan diimplementasikan. Untuk menjawab fenomena tersebut perlu diadakan studi yang terpercaya dengan cara memberikan gambaran yang jelas pada guru tentang bagaimana peningkatan kemampuan bunyi suprasegmental siswa tunarungu melalui pendekatan bina komunikasi persepsi bunyi irama (BKPBI) permainan pianika. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan komunikasi dan bahasa siswa tunarungu di Sekolah Luar Biasa Bandung.
Pendekatan penelitian yang digunakan adalah desain eksperimen yaitu suatu rancangan percobaan (dengan tiap langkah tindakan betul-betul teridentifikasikan), Satu Kelompok (One Group design)Satu kelompok diberi perlakuan yang berbeda pada saat yang berbeda, yang dimaksudkan untuk meningkatkan layanan Bina Komunikasi Persepsi Bunyi dan Irama (BKPBI) yang mengacu kepada tiga aspek bunyi suprasegmental yaitu 1) Kompetensi panjang dan kuantitas bunyi diucapkan, indikator: (a) panjang, (b) pendek. 2) Kompetensi Intonasi dan Ritme, indikator: (a) naik turunnya nada dalam pelapalan kalimat (b)Kompetensi-kompetensi ritme mengacu kepada pola pemberian tekanan kata pada kalimat. 3) Kompetensi tekanan (stress), indikator: (a) nada keras lemahnya bunyi. 4) kompetensi Jeda (persendian) Juncture.(a) jeda, persendian, Juncture menyangkut perhentian bunyi dalam bahasa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, penerapan peningkatan kemampuan bunyi suprasegmental siswa tunarungu melalui pendekatan bina komunikasi persepsi bunyi irama (BKPBI) permainan pianika efektif untuk mengembangkan komunilasi dan bahasa siswa tunarungu di SLB-B. Indikator efektivitas ditandai oleh, 1) pemenuhan kebutuhan, kesadaran diri, pendidikan,keterampilan kecakapan bernahasa dan berkomunikasi bekerja, 2) pandangan yang realistis tentang komunilasi dan bahasa, berkeinginan mengembangkan diri dalam berkomunikasi,dan 3) mampu menghubungkan dirinya dengan dunia luar, serta mempunyai sikap dan apresiasi.Kemampuan bunyi suprasegmental siswa tunarungu melalui pendekatan bina komunikasi persepsi bunyi irama (BKPBI) permainan pianikaini direkomundasikan untuk diimplementasikan di Sekolah Luar Biasa Spesialisasi tunarungu (SLB-B) Bandung

Kata kunci : Kemampuan bunyi suprasegmental dalam pelajaran BKPBIpermainan pianika di SLB-B Bandung

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Fulltext PDF      Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.