Portal Jurnal UPI

Saung Guru

Sarana Aktivitas Dan Unggulan Guru

« Rekognisi Pembelajaran dan Penerapan

PROGRAM LAYANAN BIMBINGAN UNTUK MENINGKATKAN INTERAKSI DAN KOMUNIKASI ANAK AUTISTIK (PENELITIAN KEARAH PENYUSUNAN PROGRAM LAYANAN BIMBINGAN UNTUK ANAK AUTISTIK DI SD BINTANG HARAPAN)

Oom Sitti Homdijah
Abstrak
Penelitian ini berawal dari adanya indikasi beberapa murid yang berada di sekolah Bintang Harapan yang menunjukkan prilaku autistik. Mereka tenggelam dalam pikiran mereka sendiri, tidak mampu mengungkapkan apa yang ada dalam pikirannya, mengalami kesulitan dalam berbicara dan dari pengamatan peneliti belum ada program layanan bimbingan yang mengakomodasi kesulitan tersebut. Kondisi ini yang memotivasi peneliti untuk merancang program layanan bimbingan untuk meningkatkan keterampilanan interaksi dan komunikasi anak autistik.
Tujuan penelitian ini adalah 1. untuk memperoleh data tentang kondisi obyektif di lapangan tentang keterampilan anak autistik menggunakan: a.bahasa tubuh; b. bahasa isyarat; c. bahasa lisan untuk berinteraksi dan berkomunikasi; d. Perilaku-perilaku anak autistik. 2. Tersusunnya program layanan bimbingan untuk meningkatkan keterampilan interaksi dan komunikasi untuk anak autistic
Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kolaboratif dengan pendekatan kualitatif. Pertama peneliti mengadakan asesmen yang terfokus pada anak dan kondisi sekolah dengan tujuan untuk mengetahui kemampuan interaksi dan komunikasi anak autistik. Dari data yang terkumpul, peneliti dan guru berkolaborasi merancang program layanan bimbingan untuk meningkatkan keterampilan interaksi dan komunikasi anak autistik, program didiskusikan di sekolah, kemudian peneliti bersama guru mengimplementasikan program yang telah dibuat.
Hasil penelitian menggambarkan bahwa pada dasarnya anak autistik sulit untuk mengungkapkan emosinya, sulit untuk merangkai kata menjadi kalimat, kosa katanya terbatas, sulit untuk mengawali interaksi dengan orang lain serta sulit untuk menerima rangkaian panjang informasi secara lisan, masalah anak autistik sangat kompleks sehingga membuat mereka frustrasi dan tantrum. Program layanan bimbingan cukup valid karena sudah dilakukan judgment oleh para guru dan didiskusikan dalam suatu seminar.
Kesimpulan: Anak autistik memiliki sulit melakukan interaksi sosial dan menjalin komunikasi dengan orang lain, marah-marah tidak jelas karena tidak dapat mengungkapkan emosinya, berperilaku setereotype, mengepak-ngepak tangannya,, membeo atau mengulang kata yang diucapkan oleh orang lain, perbendaharaan kata sedikit, kurang mampu untuk mengucapkan kata-kata, memiliki keterpakuan pada suatu obyek, terganggu dengan suara tertentu. Program layanan bimbingan pada anak autistik lebih ditekankan pada optimalisasi tugas-tugas perkembangan yang harus dilewati anak, baik emosi sosialnya, maupun perilaku adaptifnya, supaya anak dapat hidup dilingkungan sekitarnya.

Kata kunci : Program Layanan Bimbingan, Anak Autistik , Keterampilan Interaksi, Komunikasi Anak Autistik.

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Fulltext PDF      Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.