Portal Jurnal UPI

Saung Guru

Sarana Aktivitas Dan Unggulan Guru

« Vol. V No.2 Agustus 2014

PERAN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING DAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA

Edi Prayitno dan Aini Indriasih (Universitas Terbuka Jakarta)
Abstrak
Model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) dan Problem Based Learning (PBL) merupakan model pembelajaran untuk melatih kemampuan peserta didik dalam memecahkan permasalahan secara aktif, imaginatif dan inovatif. CPS menekankan kreativitas menemukan alternatif penyelesaian masalah, sedangkan PBL melibatkan peserta didik dalam permasalahan sejak awal pembelajaran. Penerapan model Creative Problem Solving (CPS) dan Problem Based Learning (PBL) pada pembelajaran matematika dengan materi pokok Kubus dan Balok dimaksudkan untuk menumbuhkembangkan kemampuan pemecahan masalah. Penerapan CPS dan PBL juga dimaksudkan untuk membandingkan keaktifan peserta didik pada pembelajaran dengan model pembelajaran CPS dan dengan PBL. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 32 Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ketuntasan klasikal kelas PBL dan CPS masing-masing telah mencapai atau lebih dari 80%. Keaktifan peserta didik dalam pembelajaran matematika dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) dikarenakan adanya penugasan individual dalam usaha menemukan penyelesaian masalah sebelum diskusi kelompok. Penugasan individual dalam pembelajaran PBL yang awalnya menumbuhkan rasa penasaran ingin mengetahui penyelesaian masalah, setelah berhasil ditemukan penyelesaiannya memunculkan rasa kepuasan yang mendasari penyerapan kemampuan yang lebih bertahan lama dalam benak peserta didik.
Abstract. Learning model Creative Problem Solving (CPS) and Problem Based Learning (PBL) is a learning model to train learners in solving problems actively, imaginative and innovative. CPS emphasizes creativity to find alternative problem solving, while PBL involves learners in problems since the beginning of learning. Application of the model Creative Problem Solving (CPS) and Problem Based Learning (PBL) on the learning of mathematics with the subject matter and Beam Cube is intended to develop problem-solving abilities. Application of CPS and PBL also intended to compare the active learners in the learning and teaching model CPS with PBL. The population of this research is in the eighth grade students of SMP Negeri 32 Semarang. The results showed that the percentage of PBL class classical completeness and CPS have each reached or more than 80%. Active learners in the learning of mathematics with a learning model of Problem Based Learning (PBL) is better than the learning model of Creative Problem Solving (CPS) due to the assignment of the individual in an attempt to find a solution to the problem before the discussion group. Assignment of the individual in the first PBL fosters curiosity wanted to know the settlement issue, after successful completion bring a sense of satisfaction found that the underlying absorption greater ability to survive long in the minds of learners.

Kata kunci : Kemampuan Pemecahan Masalah, Creative Problem Solving dan Problem Based Learning

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.