Portal Jurnal UPI

Saung Guru

Sarana Aktivitas Dan Unggulan Guru

« Vol. V No.2 Agustus 2014

PENYISIPAN HUMOR DALAM PEMBGELAJARAN BAHASA INGGRIS DI KELAS V SEKOLAH DASAR (Studi deskriptif di Gugus Rajawali Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya

Asep Yuyun, Didi Sutardi D., Sumardi (UPI Kampus Tasikmalaya)
Abstrak
Penelitian ini didasari oleh keingintahuan mengenai penyisipan humor dalam pembelajaran bahasa Inggris di kelas V sekolah dasar di gugus Rajawali Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya. Metode yang digunakan deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data penelitian diperoleh informasi bahwa humor disisipkan dalam pembelajaran dengan tujuan untuk membuat pembelajaran bahasa Inggris yang menarik dan menyenangkan, membuat peserta didik merasa nyaman, santai, dan merasa tidak bosan dalam belajar dan mengakrabkan guru bahasa Inggris dengan peserta didik di dalam pembelajaran. Kejutan dan kebodohan adalah penyebab sisipan humor tersebut menjadi lucu dalam pembelajaran. Kemudian kelompok pembawa humor tersebut termasuk materi pelajaran menjadi objek sasaran pembuatan humor. Peranan humnor dalam pembelajaran bahasa Inggris adalah sebagai alat dan teknik mengajar yang edukatif. Batasan-batasan ketika menyisipkan humor dalam pembelajaran sangat diperhatikan oleh guru di kelas. Guru bahasa Inggris dan peserta didik di kelas sangat merasakan manfaat penyisipan humor dalam pembelajaran bahasa Ingris. Lagu, gambar, permainan-permnainan, dan film kartun adalah media yang digunakan dalam menyisipkan humor. Penyisipan humor dilaksanakan secara terencana dan spontan. Lalu dilaksanakan di awal, di tengah, dan di akhir pembelajaran. Penyisipan humor digunakan dalam empat pembelajaran keterampilan berbahasa Inggris yaitu listening, speaking, reading, dan writing. Lalu, respon peserta didik terhadap penyisipan humor dalam pembelajaran bahasa Inggris sangat baik.
Abstract. This study is based on curiosity about the insertion of humor in learning English in the fifth grade of primary school in the District Rajawali group Cibeureum Tasikmalaya. The method used descriptive observation techniques, interviews, and documentation. The research data obtained information that humor inserted in learning with the aim to make learning English fun and exciting, making learners feel comfortable, relaxed, and feeling bored in learning and familiarizing teachers with the English language learners in learning. Surprise and ignorance is the cause of the inserts humor to be funny in learning. Then the humor carrier group including subject matter becomes the target of making the object of humor. Humnor role in learning English is taught as a tool and technique of educational. Limitations when inject humor into the learning is considered by the teacher in the classroom. English teachers and learners in the classroom greatly benefit insertion of incorrect English humor in learning. The song, picture, game-permnainan, and cartoons are used in insert media humor. Insertion of humor carried out in a planned and spontaneous. Then carried out at the beginning, in the middle, and at the end of the lesson. Insertion of humor used in the four skills of English language learning, namely listening, speaking, reading, and writing. Then, the response to the insertion of humor learners in learning English is very good.

Kata kunci : prosedur, pengembangan, kompetensi dasar

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.