Portal Jurnal UPI

Saung Guru

Sarana Aktivitas Dan Unggulan Guru

« Volume 1, Nomor 1, April 2014

PEMANFAATAN CERITA RAKYAT SEBAGAI PENANAMAN ETIKA UNTUK MEMBENTUK PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA

M. Kristanto
Abstrak
Folklore that are emerging in various regions in Indonesia have ethical moral values that are beneficial to the formation of a golden generation of Indonesia. Folklore when inherited or inculcated into children early on will equip students motor and psychomotor development, especially in students' character membangan early winning personality. Planting of ethics is intended to form a person's character that leads to positive things. Planting good ethics can certainly build character, attitudes, and behaviors that reinforce soft skills to instill good habits. Utilization of folklore that there are very effective to teach ethics and good morals. Through the characters in the story can be conveyed attitudes, behaviors, and said words that reflect the character and moral ethics. In the story reflected the presence of noble values, among others, honesty, cooperation, hard work, responsibility, religion. These values can be used as a means of character education.

Cerita rakyat yang banyak berkembang di berbagai daerah di Indonesia memiliki nilai-nilai ajaran etika yang sangat bermanfaat bagi proses terbentuknya generasi emas bangsa Indonesia. Cerita rakyat apabila diwariskan atau ditanamkan pada anak-anak didik sejak dini akan membekali perkembangan motorik dan psikomotorik, terlebih dalam membangan karakter anak didik sejak dini yang berkepribadian unggul. Penanaman etika tersebut dimaksudkan untuk membentuk karakter seseorang yang mengarah pada hal-hal positif. Penanaman etika yang baik tentunya dapat membangun watak, sikap, dan perilaku yang memperkuat softskill untuk menanamkan kebiasaan-kebiasaan baik. Pemanfaatan cerita rakyat yang ada sangat efektif untuk mengajarkan etika maupun moral yang baik. Melalui para tokoh yang ada dalam cerita dapat disampaikan sikap, perilaku, maupun tutur kata tokoh yang mencerminkan etika maupun moral. Dalam cerita tersebut tercermin adanya nilai-nilai luhur, antara lain kejujuran, kerja sama, kerja keras, tanggung jawab, religi. Nilai-nilai tersebut dapat dijadikan sebagai sarana pendidikan karakter.

Kata kunci : cerita rakyat, nilai, etika, pendidikan karakter, folklore

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.