Portal Jurnal UPI

Saung Guru

Sarana Aktivitas Dan Unggulan Guru

« Vol. V No. 1 April 2014

MODEL PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS BUDAYA

Cece Rakhmat (UPI Kampus Tasikmalaya)
Abstrak
Pendidikan karakter adalah usaha penanaman nilai-nilai karakter tertentu kepada peserta didik untuk mewujudkan masyarakat Indonesia seutuhnya. Nilai-nilai karakter tersebut digali dari nilai-nilai luhur budaya bangsa, yaitu nilai ketuhanan, nilai terhadap diri pribadi, kesadaran terhadap lingkungan hidup, dan nilai kesusilaan terhadap sesama. Untuk itu, pendidikan karakter perlu berbasis pada budaya. Budaya berperan sebagai fondasi, nilai-nilai karakter sebagai badan bangunan, dan sebagai penegaknya diperlukan tiga sokoguru pendidikan karakter. Pertama, penanaman nilai-nilai karakter. Kedua, pemberian teladan. Ketiga, pembiasaan. Ketiga sokoguru pendidikan karakter berbasis budaya ini dapat berhasil jika diterapkan oleh guru di lingkungan sekolah dengan sungguh-sungguh menjalankan prinsip: 1) introspeksi; 2) komitmen; 3) kasih sayang; 4) cepat tanggap; 5) bertahap. Strategi membangun karakter meliputi strategi aktivitas pembelajaran, strategi penciptaan lingkungan fisik, dan strategi sinergisitas lingkungan sekolah dengan lingkungan keluarga dan masyarakat.
Abstract. Character education is the business of planting certain character values to the students to realize the whole Indonesian people. The character values extracted from the noble values of the national culture, namely the value of the deity, the value of the personal self, awareness of the environment, and the value of decency toward others. Therefore, education needs to be based on the cultural character. Culture serves as a foundation, the values of the character as a body building, and as required penegaknya three pillars of character education. First, the cultivation of character values. Secondly, the provision of exemplary. Third, habituation. The third pillar is culture-based character education can be successful if implemented by teachers in the school environment earnestly follow the principle: (1) introspection; (2) commitment; (3) affection; (4) fast response; (5) increments. The strategy builds character learning activities include strategy, strategy creation physical environment, school environment and strategy synergy with the family and community environment.

Kata kunci : nilai, karakter, budaya bangsa; pendidikan, sokoguru.

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.