Portal Jurnal UPI

Saung Guru

Sarana Aktivitas Dan Unggulan Guru

« Vol 11. No: 2 Oktober

PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING PRIBADI SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENYESUAIAN DIRI SISWA TERHADAP KERAGAMAN BUDAYA

Ulfah
Abstrak
The background of the study is there are boarding school phenomena with the students‘ that have cultural diversity or have different cultural background. The cultural diversity not only shows cultural property but also enables to bring bad prejudices that bring into the dispute among students, the violation of social norm because their own cultural selfishness. To grow the togetherness, tolerance and appreciation toward other cultures, students need to have the adaption ability, especially in facing the cultural diversity. The study used a descriptive quantitative method and research and development that are directed as sebagai a process used to develop and validate educational product (Borg dan Gall, 1989). The product of the study is the program of guidance and counseling of social individual to increase the ability of students’ adaption. The study was conducted in MAN Insan Cendikia Serpong Tanggerang that is included into a boarding school with students’ cultural diversity. The population was tenth grade. The results showed that the program of guidance and counseling of social individual is able to increase the ability of students’ adaption toward the cultural diversity. It means that the arranged program has been able to increase the understanding and awareness to own culture, other cultures, norm, or value system that are in their environment, and has the ability to behave well in their environment.

Keywords: Adaptation, Cultural Diversity, Guidance and Counseling, Social Individual, Madrasah Aliyah

ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi atas fenomena banyaknya bermunculan boarding school dengan siswa yang memiliki keragaman budaya atau memiliki latar belakang budaya yang berbeda. Kergaman budaya tidak hanya menunjukkan kekayaan budaya tetapi memungkinkan munculnya prasangka-prasangka yang menjurus ke perselisihan antar siswa, pelanggaran norma sosial karena egois budaya masing-masing. Untuk menumbuhkan kebersamaan, toleransi dan penghargaan terhadap budaya lainnya siswa perlu memiliki kemampuan penyesusaian diri, terutama dalam menghadapi keragaman budayanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode deskriptif pengembangan (research and development) yang diarahkan sebagai a process used to develop and validate educational product (Borg dan Gall, 1989). Produk penelitian ini adalah program bimbingan dan konseling pribadi sosial untuk meningkatkan kemampuan penyesuaian diri siswa. Penelitian dilakukan di MAN Insan Cendikia Serpong Tanggerang yang tergolong boarding school dengan keragaman budaya siswa. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X. Temuan penelitian menunjukkan bahwa program bimbingan dan konseling pribadi sosial secara signifikan mampu meningkatkan kemampuan penyesuaian diri siswa terhadap keragaman budaya. Artinya program yang disusun telah mampu meningkatkan pemahaman dan kesadaran terhadap budaya sendiri, budaya lain, norma atau sistem nilai yang berlaku dalam lingkungannya, dan memiliki kemampuan bagaimana berperilaku dalam lingkungannya.

Kata Kunci: Penyesuaian Diri; Keragaman Budaya; Bimbingan dan Konseling; Pribadi Sosial; Madrasah Aliyah

Kata kunci : Penyesuaian Diri; Keragaman Budaya; Bimbingan dan Konseling; Pribadi Sosial; Madrasah Aliyah

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.