Portal Jurnal UPI

Saung Guru

Sarana Aktivitas Dan Unggulan Guru

« Vol 11. No: 2 Oktober

PENGEMBANGAN MODEL PEMBINAAN PROFESIONALISASI GURU PENDIDIKAN JASMANI DI SEKOLAH DASAR MELALUI LESSON STUDY BERBASIS KELOMPOK KERJA GURU

Indra Safari
Abstrak
Lesson study is conducetd through three steps, namely planning, observation, and reflection. Lesson studi is one of teachers’ developings (in-service) that can be conducted to increase teachers’ professionalization that can be implemented in school or MGMP/KKG due to lesson study is a developing model of teachers’ profession that can be implemented in KKG/MGMP. Specifically, there are some research purposes, as follows: 1) developing the model development of teachers’ professionalization of physical education in Elementary School through lesson study based on KKG that includes: planning design, implementation, and evaluation from the results of developing model; 2) arranging the model development program of teachers professionalization of physical education in Elementary School through lesson study based on KKG, especially in arranging planning program, implementation guideance, and scoring guidance; and 3) finding out the superiority and the weakness of developing model of teachers professionalization of physical education through lesson study and teachers’ work groups as the basis, even it is from the aspects of developing model planning, implementation, or scoring the model. The conclusion of lesson study activity about jumping material can be described as follows: 1) to know more abot planning in efforts to increase the mastery of basic level of long jump of squat style toward students in SDN Salamjajar, Cisitu, so a plan of learning is packed into a cardboard jumping activity and a wooden board activity in various formation and shaping ways; 2) the implementation of learning process of lesson study to increase basic movements ability of long jump of squat style that is done by doing cardboard jumping activity and given a wooden board as the anvil to do refusal. If they still cannot do it successfully, so the learning process is done by doing a post-game, that consist of four posts; 3) the obstacles that is faced is just a little obstacle, such as many cardboards that are damaged because it has been trodden ; and 4) the evaluating implementation is done in forms of process skill test based on arranged descriptor and product skill test in the last meeting.
Keywords: Lesson Study, development, profession


ABSTRAK
Lesson study dilaksanakan melalui tiga tahapan yaitu perencanaan, observasi, dan refleksi. Lesson study adalah salah satu bentuk pembinaan guru (in-service) yang dapat dilakukan untuk meningkatkan profesionalisme guru yang pelaksanaannya dapat berbasis sekolah maupun MGMP/KKG. Mengingat lesson study adalah suatu model pembinaan profesi guru yang baru diimplementasikan di KKG/ MGMP. Secara khusus ada beberapa tujuan penelitian sebagai berikut: 1) Mengembangkan model pembinaan profesionalisasi guru pendidikan jasmani SD melalui lesson studi yang berbasis KKG yang meliputi: desain perencanaan, implementasi, dan evaluasi hasil model pembinaan; 2) Menyusun program model pembinaan profesionalisasi guru pendidikan jasmani SD melalui lesson study berbasis KKG, terutama dalam hal: menyusun program perencanaan, pedoman pelaksanaan, dan pedoman penilaian; dan 3) Mengetahui keunggulan dan kelemahan pengembangan model pembinaan profesionalisasi guru pendidikan jasmani melalui lesson study berbasis kelompok kerja guru baik dari segi perencanaan model pembinaan, pelaksanaan model pembinaan maupun penilaian model pembinaan. Kesimpulan kegiatan Lesson Study materi melompat ini dapat tergambar menjadi: 1) Untuk lebih mengetahui perencanaan dalam upaya meningkatkan penguasaan keterampilan gerak dasar lompat jauh gaya jongkok pada siswa SDN Salamjajar Kecamatan Cisitu maka rancangan pembelajaran dikemas dalam bentuk kegiatan lompat kardus dan papan kayu dengan berbagai macam variasi bentuk atau formasi kegiatan; 2) Pelaksanaan proses pembelajaran lesson study untuk meningkatkan keterampilan gerak dasar lompat jauh gaya jongkok dilaksanakan melalui kegiatan lompat kardus, juga diberi tambahan papan kayu sebagai landasan untuk melakukan tolakan. Apabila masih belum berhasil juga maka proses pembelajaran dilaksanakan dengan bentuk permainan berpos, yang terdiri dari empat pos; 3) Hambatan-hambatan yang ditemui selama proses pembelajaran lesson study materi lompat jauh gaya jongkok melalui kegiatan lompat kardus dan papan kayu, hanya terdapat hambatan kecil yang tidak berarti, seperti kardus banyak yang rusak karena terinjak; dan 4) Pelaksanaan evaluasi dalam pembelajaran lompat jauh gaya jongkok dilakukan dalam bentuk tes keterampilan proses berdasarkan deskriptor yang telah disusun, dan tes keterampilan produk pada pertemuan terakhir.

Kata Kunci: Lesson Study, pembinaan, profesi.

Kata kunci : Lesson Study, pembinaan, profesi.

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.