Portal Jurnal UPI

Saung Guru

Sarana Aktivitas Dan Unggulan Guru

« Volume 2, No. 1, Februari 2011

Analisis Faktor Kondisi Fisik Permainan Tradisional di Indonesia

Entan Saptani
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan kemampuan komponen fisik yang terdapat dalam cabor/permainan tradisional, yaitu pada permainan bentengan, hadang, egrang dan lari balok. Pembahasan penelitian kualitatif diperlukan pendekatan tertentu yang bisa memberikan kemudahan dalam pemecahannya. Berdasarkan masalah yang akan dibahas dan jenis data yang diinginkan, maka peneliti menggunakan metode kualitatif. Bogdan (Moleong, 2004: 3) mendefinisikan 'Metodologi kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan berperilaku yang dapat diamati'. Berdasarkan analisis hasil penelitian ternyatan 1) Komponen fisik yang paling dominan pada permainan bentengan adalah kecepatan dan kelincahan, 2) Dari beberapa komponen fisik yang terkandung dalam permainan hadang, ada komponen fisik yang paling dominan, diantaranya kecepatan dan kelincahan, 3) Dapat disimpulkan bahwa unsur fisik atau komponen fisik yang paling dominan dalam permainan egrang bisa dibilang adalah koordinasi gerak, 4) Dari sekian banyak komponen fisik yang terkandung dalam permainan lari balok dapat disimpulkan bahwa komponen fisik yang paling dominan adalah daya tahan, reaksi dan koordinasi, ketika daya tahan paha berkoordinasi dengan reaksi tangan untuk memindahkan balok akan mendapatkan kecepatan yang maksimal. Dari sekian banyak komponen fisik yang terkandung dalam permainan lari balok dapat disimpulkan bahwa komponen fisik yang paling dominan adalah daya tahan, reaksi dan koordinasi, ketika daya tahan paha berkoordinasi dengan reaksi tangan untuk memindahkan balok akan mendapatkan kecepatan yang maksimal.

Kata kunci : Kondisi Fisik, Permainan, Tradisional

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.