Portal Jurnal UPI

Saung Guru

Sarana Aktivitas Dan Unggulan Guru

«

PROFIL DUNIA KELAUTAN DALAM PERSPEKTIF SISWA INDONESIA DI TINGKAT SEKOLAH DASAR (Studi Kasus: Siswa Kelas 4, 5, dan 6)

Esther S. Manapa
Abstrak
Abstract: This descriptive study involving 225 students of the fourth, the fifth, and the sixth graders in Makassar-South Sulawesi, Ambon-Maluku, Bandung-West Java who come from coastal and non-coastal areas gains elementary students’ persprectives of marine world. As the instruments of this study, interview and questionnaire are employed. It is then shown that both coastal and non-coastal areas students do not have significantly different opinions in order of important aspects of marine world but the fourth graders. Most of the students state that the order contains marine biota, facilities and transportation, habitat, environment, and technology while the non-coastal areas fourth graders agree that habitat and environment come first. Indonesian elementary school students seem to be familiar with marine world since they know that Indonesia consists more of coastal areas that mainland. Nevertheless, although it is minority, few of them do not like things about them. In addition, their perspectives mainly touch the marine world such as science, technology, and society. Surprisingly, the technological knowledge about coastal areas of non-coastal areas students is better than that of coastal-areas students. Some of them even have more advanced sights of underwater technology such as monitoring, controlling & surveilance, satellite, and radar.
Key Words: Perspectives, Profile, Marine, Students, Elementary Schools

Abstrak: Studi deskriptif untuk memperoleh perspektif siswa tingkat sekolah dasar mengenai profil dunia kelautan melibatkan sejumlah (n=225) siswa kelas 4, 5, 6 di Makassar-Sulawesi Selatan, Ambon-Maluku, Bandung-Jawa Barat yang mencakup daerah wilayah pantai dan wilayah non-pantai. Pedoman wawancara dan angket digunakan sebagai instrumen untuk menggali lebih dalam informasi mengenai pengetahuan dan pemahaman siswa tentang lautan. Hasil analisis data secara deskriptif memberikan gambaran sebagai berikut. Dengan berbagai alasan, siswa dari wilayah pantai memiliki urutan unsur-unsur penting yang tidak berbeda dengan siswa dari wilayah non-pantai, kecuali siswa kelas 4. Urutan tersebut berturut-turut adalah Biota laut, fasilitas dan sarana transportasi, habitat dan lingkungan, dan teknologi. Siswa kelas 4 dari wilayah non pantai justru berpendapat Habitat dan lingkungan sebagai urutan pertama. Selain itu siswa dari wilayah non pantai berpendapat sarana transportasi kurang penting dibandingkan dengan habitat dan lingkungan setelah Biota laut atau Habitat dan Lingkungan. Anak-anak pada tingkat Sekolah Dasar (SD) secara umum sudah memahami bahwa negerinya Indonesia terdiri dari area laut yang lebih luas dari daratan. Hampir seluruh] anak suka mengenai laut, walau minoritas tetapi tetap ada anak yang tidak suka mengenai laut. Perspektif siswa tingkat sekolah dasar secara sederhana sebagian besar telah mencakup bidang kelautan, yaitu Sains, Teknologi dan Kemasyarakatan. Perspektif siswa dari komunitas non-pantai untuk pengetahuan aplikasi teknologi justru lebih berkembang dibandingkan anak-anak dari komunitas pantai. Beberapa siswa sudah memiliki pandangan yang lebih maju mengenai gejala alam di laut, pengelolaan lingkungan, nilai tambah pengelolaan pariwisata laut, teknologi sarana dan transportasi laut seperti: “underwater technology; monitoring, controlling & surveilance, satellite & Radar”.

Kata kunci : Perspektif, Profil, Kelautan, Siswa, Sekolah Dasar

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Fulltext PDF      Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.