Portal Jurnal UPI

Proceeding FPTK

« Prosiding Konvensi Nasional APTEKINDO VII dan Temu Karya XVIII FPTK/FT-JPTK Se-Indonesia (Bagian III hal 374 sd. 579)

Pendekatan Saintifik pada Kurikulum 2013 untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa

Jati Widyo Leksono
Abstrak
Kelemahan kurikulum KTSP dan kurikulum sebelumnya adalah kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan belum secara jelas diurai. Bahkan cenderung dipersepsi menjadi kognitif, afektif, dan psikomotorik saja serta tidak digunakan memandu materi. Selain itu cenderung mengajarkan pada dominan pengetahuan, penilain dominan menggunakan tes, dan rapor cenderung hanya melaporkan kompetensi bidang pengetahuan. Diperlukan pendekatan lain untuk menanggulangi kelemahan tersebut, salah satunya adalah pendekatan saintifik. Pendekatan saintifik merupakan konsep dasar bagian dari pendekatan pedagogis yang melatarbelakangi perumusan metode mengajar dengan menerapkan karakteristik metode ilmiah. Tiga prinsip utama dalam pendekatan saintifik dalam Kurikulum 2013 meliputi belajar siswa aktif, asesmen, dan keberagaman. Siswa mengamati fenomena dalam bentuk video, gambar, kerangka berpikir, teks, bahkan fenomena sosial maupun alam. Guru tidak cukup berbekal buku teks di dalam kelas. Guru perlu menyiapkan bahan pelajaran yang mendorong siswa melakukan aktivitas ilmiah di antaranya mengamati, menanya, mencoba, mengolah, menyaji, menalar, dan mencipta. Guru dituntut memperkuat kemampuannya memfasilitasi siswa agar terlatih berpikir logis, sistematis, dan ilmiah. Proses pembelajaran yang mengimplementasikan pendekatan saintifik akan menyentuh tiga ranah: sikap (afektif), pengetahuan (kognitif), dan keterampilan (psikomotor). Harapannya adalah dapat melahirkan siswa yang produktif, kreatif, inovatif, dan mempunyai keseimbangan antara akhlak (soft skills), pengetahuan dan kecakapan (hard skills) melalui penguatan sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang terintegrasi.

Kata kunci : pendekatan ilmiah, keterampilan berfikir kritis

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Fulltext PDF      Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.