Portal Jurnal UPI

Penelitian Pendidikan

Terdepan Dalam Berkarya

"Jurnal Penelitian Pendidikan" media informasi, bernama "Warta Penelitian Pendidikan" pada tanggal 20-10-1980 berganti nama "Mimbar Pendidikan". sejak 2001 berganti menjadi "Jurnal Penelitian Pendidikan"

EDISI

« VOL 3 NO 2 Januari 2009

PENDIDIKAN BERBASIS KELUARGA BAGI SISWA SEKOLAH DASAR (Studi Nilai-Nilai Pedagogis yang Terkandung dalam Surah At-Tahrim ayat 6)

Asep Sopian
Abstrak
Pendidikan dalam Islam menjadi tanggung jawab antara orang tua, masyarakat, negara dan guru. Di samping itu, pendidikan Islam menjadi amanah yang harus dipikul oleh suatu generasi untuk disampaikan kepada generasi berikutnya dan dijalankan oleh para pendidik dalam mendidik anaknya semenjak dini. Perilaku anak usia SD akan sangat dipengeruhi pendidikan dalam keluarganya.
Kenyataannya, tugas mendidik hanya dibebankan kepada para guru di sekolah. Padahal, keluargalah yang punya tanggung jawab untuk mendidik anaknya sejak dini atau usia sekolah dasar.
Konsep pendidikan menurut Islam adalah mempersiapkan dan menumbuhkan anak (baca: siswa SD) atau individu yang dilakukan oleh pendidik termasuk orang tua yang prosesnya berlangsung secara terus menerus sejak lahir sampai meninggal dunia.
Pendidikan keluarga adalah bimbingan, pembelajaran, dan latihan-latihan yang diberikan oleh orang tua sebagai pendidik terhadap anaknya dalam lingkungan keluarga yang merupakan institusi pertama dan utama dalam meletakan dasar-dasar pendidikan bagi pendidikan berikutnya yang dilakukan secara kontinu, konsisten, dan berkesinambungan demi terciptanya anak yang berkepribadian Muslim.
Nilai-nilai pedagogis yang terkandung dalam Alquran surah at-Tahrim ayat 6, antara lain: 1) setiap orang tua Mukmin mempunyai peran sebagai pendidik keluarga untuk membimbing dan mengarahkan anggota keluarga (anak) agar ber-taqarrub kepada Allah swt. dan bertakwa kepada-Nya; 2) pendidikan keluarga hendaknya difokuskan pada aspek pendidikan agama yang berintikan keimanan; 3) dalam merealisasikan keimanan tersebut di lingkungan keluarga, orang tua berfungsi sebagai eksekutif (pelaksana) melalui pemberian kebiasaan dan keteladanan mengamalkan ajaran agama dan sebagai supervisor (pengawas) terhadap pelaksanaan ajaran agama oleh anggota keluarganya (anak-anak); 4) takwa sebagai realisasi keimanan seseorang hendaknya dijadikan sarana vital untuk memelihara diri dan keluarga dari siksa api neraka; dan 5) metode pendidikan dalam keluarga itu hendaknya dilakukan melalui nasihat, pembelajaran, pembiasaan, dan keteladanan dari orang tua terhadap pelaksanaan ajaran agama sehari-hari di lingkungan keluarga secara kontinu, konsekuen, dan berkesinambungan

Kata kunci : Alquran, Keluarga, Pendidikan, Nilai-nilai pedagogis

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.