Portal Jurnal UPI

Penelitian Pendidikan

Terdepan Dalam Berkarya

"Jurnal Penelitian Pendidikan" media informasi, bernama "Warta Penelitian Pendidikan" pada tanggal 20-10-1980 berganti nama "Mimbar Pendidikan". sejak 2001 berganti menjadi "Jurnal Penelitian Pendidikan"

EDISI

« MIMBAR NO 2 2005

Upaya Memperbaiki dan Meningkatkan Kompetensi Guru Baru dalam Mengelola pembelajaran: Bidang Studi Bahasa dan Sastra Indonesia

Yulisma
Abstrak
Upaya Memperbaiki dan Meningkatkan Kompetensi Guru dalam Mengelola Pembelajaran: Bidang Studi Bahasa dan Sastra Indonesia
Penelitian ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memperbaikan dan meningkatkan mutu pendidikan. Sasaran utamanya melalui perbaikan dan peningkatan kompetensi guru baru dalam mengelola pembelajaran: Bidang Studi Bahasa dan Sastra Indonesia di SMU Negeri I Jambi. Hal ini berdasarkan pada kenyataan yang dihadapi selama ini, yakni guru baru di SMU Negeri I Jambi yang mengalami persoalan dalam mengelola pembelajaran. Karena itu, peneliti terdorong untuk mengatasi persoalan tersebut melalui penelitian tindakan kelas. Proses penelitian ini dilaksanakan secara kemitraan antara FKIP Universitas Jambi dengan SMU Negeri I Jambi.
Rancangan penelitian dilakukan dalam tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari tarhap diagnosis, terapi, monitor, dan refleksi. Aksi yang diterapkan pada setiap siklus disesuaikan dengan perkembangan yang dicapai oleh guru baru dalam pembelajaran. Penetapan setiap aksi diawali dengan urun rembuk antara peneliti dengan guru baru yang terlibat dalam penelitian ini.
Siklus pertama dari penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara langsung kompetensi guru baru dalam mengelola pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia dan memperbaiki kelemahannya. Caranya dengan memberikan kebebasan kepada guru baru memilih materi pembelajaran dan kelas. Selain itu siklus pertama ini sekaligus bertujuan untuk memperbaiki kompetensi guru baru terse-but. Aksi yang diterapkan memodifikasi strategi pembelajaran dari ceramah menjadi ceramah dan tanya jawab. Hasilnya tidak memuaskan. Tetapi, ada beberapa aksi yang masih bisa dipertahankan, yaitu memodifikasi strategi pembelaran.
Siklus kedua bertujuan untuk memperbaiki kompetensi guru baru dalam mengelola pembelajaran. Aksi yang diterapkan adalah mengajar dengan tambahan variasi berbentuk permainan bahasa “mengarang berantai: Metode ceramah pada siklus pertama dipadu dengan diskusi kelompok dan penugasan pada siklus kedua ini. Sebelum aksi ini dilakukan, diadakan dulu sosialisasi permainan bahasa “menga-rang berantai”. Hasil yang diamati waktu tahap monitor cukup memuaskan.
Siklus ketiga bertujuan untuk lebih meningkatkan kompetensi guru baru tersebut dan menemukan pola atau model aksi yang dapat digunakan pada persoalan yang sama di masa dating atau di tempat lain. Aksi yang diterapkan berbentuk penambahan aksi dan metode sebelumnya. Pembelajaran yang dijalankan menggunakan metode ceramah, diskusi kelompok, dan penugasan secara individual. Bentuk aksi yang ditambah adalah pembelajaran dengan permainan “Sekrebel”. Selain itu, diskusi dan urun rembuk peneliti dan guru baru untuk mengembangkan diri dengan psikologi mendidik juga dilakukan. Hasilnya, memuaskan.
Ini terlihat dari antusiasnya siswa mengikuti pembelajaran. Dengan demikian, rangkaian aksi pada setiap siklus ini dapat dijadikan pola atau model pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi guru baru Bahasa dan Sastra Indonesia.

Kata kunci : memperbaiki, meningkatkan, kompetensi guru baru

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.