Portal Jurnal UPI

Penelitian Pendidikan

Terdepan Dalam Berkarya

"Jurnal Penelitian Pendidikan" media informasi, bernama "Warta Penelitian Pendidikan" pada tanggal 20-10-1980 berganti nama "Mimbar Pendidikan". sejak 2001 berganti menjadi "Jurnal Penelitian Pendidikan"

EDISI

«

Editorial Volume 10 No.2

Tim Editor
Abstrak
EDITORIAL
Bismillahirrahmanirrahim

Dalam Jurnal Kajian Pendidikan Agama-Taklim edisi 2 tahun ke 10 ini kami menampilkan Enam buah artikel. Artikel pertama Endis Firdaus mengupas tentang Kemitrasejajaran Peran Gender dalam Wacana Legalitas di Indonesia. Menurutnya Di Indonesia secara hukum kaum perempuan dan laki-laki mempunyai kedudukan yang sama berdasarkan UUD 1945. Akan tetapi dalam kehidupan sehari-hari masih dijumpai kesuliltan-kesulitan merealisasikan hak tersebut
Selanjutnya, Munawar Rahmat dalam artikel kedua menggali tentang konsep manusia dalam Alquran. Berbicara tentang konsep ”manusia” begitu kompleks dan rumit, sekomplek dan serumit dimensi-dimensi dan misteri-misteri yang ada pada manusia itu sendiri. Begitu seorang filosof, ilmuwan, bahkan sufi sekalipun melontarkan konsepnya tentang manusia, pada saat yang hampir bersamaan muncul kritik tajam dari para filosof, ilmuwan, dan sufi lainnya. Menurutnya, Alquran lebih komprehenship dalam mengungkap hakekat dari manusia itu sendiri.
Pada perfektif pendidikan Nasional, pondok pesantren merupakan salah satu subsistem pendidikan yang memiliki karakteristik khusus. Secara legalitas, eksistensi pondok pesantren diakui oleh semangat Undang Undang RI No.20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Salah satu ciri khas kehidupan di pondok pesantren adalah kemandirian santri, sebagai subjek yang memperdalam ilmu keagamaan di pondok pesantren. Dalam artikel ketiga Uci Sanusi menulis hasil penelitiannya tentang Pendidikan Kemandirian di Pondok Pesantren.
Artikel selanjutnya ditulis oleh Lukman Hakim. Dalam tulisannya kali ini berliau berusaha mengkaji tentang bagaimana mengintegrasikan pendidikan anti korupsi dalam kurikulum Pendidikan Islam. Menurutnya, Keterlibatan pendidikan formal dalam upaya pencegahan korupsi sebenarnya bukan hal baru, justru memiliki kedudukan strategis-antisipatif. Upaya pencegahan budaya korupsi di masyarakat terlebih dahulu dapat dilakukan dengan mencegah berkembangnya mental korupsi pada anak bangsa Indonesia melalui pendidikan
Selanutnya, Fansuri Munawar dalam artikel selanjutnya menguraikan tentang perubahan yang sedang terjadi pada tataran global untuk memberikan konteks pada manajemen pendidikan di Indonesia. Kemudian diuraikan mengenai isu-isu strategis pendidikan di kancah internasional maupun nasional. Masalah rendahnya kualitas pendidikan kita pun tidak luput dari perhatian artikel ini. Pada bagian berikutnya, artikel ini mengangkat pengembangan ekonomi syari`ah di era Globalisasi ini.
Artikel terakhir merupakan laporan penelitian tentang efektivitas metode Asyarah dalam meningkatkan kemampuan membaca Alquran anak usia dini di MDA Al-Huda Cilimus Bandung di tulis oleh Makhmud Syafe'i, Ahmad Syamsu Rizal, dan Kiki Rizki Muhammad.

Kata kunci : Taklim, Volume 10 Nomor 2, September 2012

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Fulltext PDF      Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.