Portal Jurnal UPI

Jurnal Pedagogik Pendidikan Dasar

« Jilid 2 Nomor 3, September 2014, Hlm: 334-505

TEACHING CRITICAL READING TO TERTIARY EFL STUDENTS

Restu Dessy Maulida, Universitas Bale Bandung (397-412)
Abstrak
Abstract: Teaching Critical Reading to Tertiary EFL Students. This research reports on the effectiveness of a program which attempted to synthesize classroom practices informed by critical thinking, critical literacy and critical pedagogy in teaching reading to students who were learning English as a foreign language in a private university, in Bandung, West Java. The study utilized a qualitative research design, taking the characteristics of a case study. The findings revealed that despite some limitations, the teaching program was successful in some ways. Most significantly, the students’ critical reading and thinking skills improved given that they are able to provide appropriate expected answers towards a set of critical reading questions which are purposely arranged to measure students’ improvement in critical reading skill. Furthermore, data from classroom observations, students’ journals and interview showed that the students were conscious of having made progress in critical reading and critical thinking abilities taught in the program.

Abstrak: Membaca Kritis dalam Pembajaran untuk Pelajar EFL Tersier. Makalah ini meneliti efektivitas sebuah program pembelajaran yang dilandasi teori critical thinking, critical literacy dan critical pedagogy untuk meningkatkan kemampuan membaca mahasiswa pembelajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL) di sebuah universitas swasta di Bandung, Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dari data yang didapat di lapangan, dapat disimpulkan bahwa terlepas dari beberapa keterbatasan, program pembelajaran ini efektif untuk meningkatkan kemampuan berfikir dan membaca kritis mahasiswa. Hal tersebut dapat dilihat dari jawaban-jawaban yang diberikan oleh partisipan terhadap satu set pertanyaan yang berkaitan dengan kemampuan berfikir dan membaca kritis selama 12 pertemuan. Selain itu data yang diperoleh dari observasi kelas, jurnal yang ditulis oleh mahasiswa, dan wawancara menunjukkan respon positif, partisipan menyadari peningkatan kemampuan mereka dalam berfikir dan membaca kritis melalui program pembelajaran ini.

Kata kunci : Kata kunci: membaca kritis, berpikir kritis, pedagogik kritis, pelajar EFL

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Fulltext PDF      Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.