Portal Jurnal UPI

METODIK DIDAKTIK

Jurnal Pendidikan Ke-SD-an

Jurnal Metodik Didaktik lahir dari keperihatinan civitas akademika UPI Kampus Purwakarta terhadap minimnya karya tulis ilmiah baik hasil penelitian maupun kajian setara penelitian tentang pendidikan ke-SD-an

EDISI

« VOL 2 NO 2 Januari 2008

PEMBELAJARAN IPS MELALUI PENDEKATAN LINGKUNGAN ALAM SEKITAR (PLAS) DI SEKOLAH DASAR

Kanda Ruskandi
Abstrak
Mata pelajaran IPS bertujuan agar siswa mengembangkan pengetahuan dan keterampilan dasar yang berguna bagi dirinya dalam kehidupan sehari-hari (kurikulum Pendidikan Dasar, 1994:150). Untuk mencapai tujuan pendidikan ini perlu dikembangkan proses pembelajaran yang mengarah pada pencapaian tujuan tersebut. Proses pembelajaran ilmu pengetahuan harus mampu mengembangkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan dasar untuk melihat kenyataan sosial yang dihadapi siswa dalam kehidupan sehari di masyarakat. Pelaksanaan pembelajaran Pengetahuan Sosial pada Kurikulum Pendidikan Dasar (1994:1953) ditegaskan bahwa “Guru harus menerapkan pronsip belajar aktif, yaitu pembelajaran yang melibatkan siswa baik secara fisik, mental (pemikiran dan perasaan), dan sosial serta sesuai dengan tingkat perkembangan siswa Sekolah Dasar.
Pemikiran bahwa proses belajar mengajar dapat dan sebaiknya dilakukan dengan Pendekatan Lingkungan Alam Sekitar (PLAS), bukanlah merupakan hal baru. Jauh sebelum adanya sekolah formal, buku-buku, dan pendidik (guru) profesional, belajar dengan pengalaman langsung sudah dilakukan sebagai suatu kebiasaan yang dilakukan dari generasi ke generasi. Kebiasaan untuk memanfaatkan fasilitas yang tersedia di lingkungan alam sekitar di dalam proses belajar mengajar, merupakan wujud dari proses belajar mengajar dengan pendekatan lingkungan alam sekitar. Dasar filosofis mengajar dengan mengimplementasikan pendekatan lingkungan alam sekitar adalah doktrin ahli pendidikan terkemuka, Rousseau dan Pestalozzi. Jean Jacques Rousseau (1712-1788) mengatakan bahwa ….proses pendidikan akan lebih berhasil apabila tidak hanya dititik beratkan kepada kegiatan membaca buku, dan menghapalkan istilah atau definisi saja, tetapi lebih ditekankan pada keterlibatan indera dan pemikiran anak didik sendiri. Rousseau percaya bahwa anak sebaiknya belajar langsung dari pengalamannya sendiri, daripada hanya mengandalkan penjelasan dari buku-buku. Johann Heinrich Pestalozzi (1716-1827), salah seorang pendidik berkebangsaan Swiss, yang terkenal dengan konsep Home Schoolnya, menjadikan lingkungan alam sekitar tempat tinggalnya, sebagai obyek nyata untuk memberikan pengalaman pertama bagi anak didiknya.


Kata kunci : Pembelajaran IPS, PLAS

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.