Portal Jurnal UPI

MANAJERIAL

Jurnal Manajemen & Sistem Informasi

« VOL 4 NO 2 JANUARI 2010

PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS MELALUI PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES (Suatu Penelitian Tindakan Kelas Pada Sekolah Dasar Negeri Mekarwinaya di Kelas VI Kecamatan Pabuaran Kabupaten Subang)

Badrudin
Abstrak
Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah kurangnya aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran pengetahuan sosial, karena penyampaian materi pelajaran kurang menarik, dan tidak bervariasi ketika menggunakan metode pembelajaran. Hasil yang diperoleh siswa kurang optimal terlihat dari hasil tes pada Semester I. Tanggapan siswa terhadap pelajaran kurang baik. Penelitian ini mencoba menerapkan penggunaan keterampilan proses dalam pembelajaran pengetahuan sosial di Sekolah Dasar.
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran IPS di Kelas VI SDN Mekarwinaya Pabuaran Subang melalui penggunaan keterampilan proses. Selain itu, untuk mengetahui respons yang ditunjukkan siswa pada proses pembelajaran serta untuk mengetahui hasil akhir dari pembelajaran IPS. Dengan demikian, diharapkan terjadi peningkatan pada proses dan hasil yang dicapai pada pembelajaran IPS.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan objek penelitian sebanyak 20 orang. Penelitian ini melalui 3 siklus dengan langkah-langkah: 1) membuat pelaksanaan; 2) observasi; 3) analisis; dan 4) refleksi.
Berdasarkan dari deskripsi awal pembelajaran sebelum pelaksanaan tindakan didapat hal-hal sebagai berikut: 1) aktivitas siswa dalam pembelajaran hampir tidak ada; 2) guru yang mendominasi pembelajaran; 3) hasil belajar mencapai nilai rata-rata 5,04 atau hanya 8% dari jumlah siswa yang mendapat nilai 7 ke atas; dan 4) tanggapan siswa terhadap pelajaran Pengetahuan Sosial kurang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tindakan pertama, aktivitas siswa belum ada peningkatan, hasil belajar siswa dari nilai pre test sebelum tindakan mendapat nilai rata-rata 5,20, setelah diadakan tindakan, nilai post test siswa menjadi 5,80. Pada tindakan kedua aktivitas belajar siswa cukup meningkat dengan adanya keberanian, kemudian hasil belajar pada pre test mencapai 5,90 dan pada post test setelah tindakan mencapai 6,50. Pada tindakan ketiga aktivitas belajar hampir semua siswa aktif dengan adanya keberanian siswa untuk mencoba menggunakan keterampilan proses. Hasil belajar siswa dari nilai pre test 6,65, setelah tindakan nilai post test menjadi 7,30.

Kata kunci : Hasil Belajar Siswa, Pendekatan Keterampilan Proses

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.