Portal Jurnal UPI

MANAJERIAL

Jurnal Manajemen & Sistem Informasi

« Vol. XII No.2 April 2019

IMPROVING STUDENT LEARNING OUTCOMES IN FABLE STORYTELLING SKILLS THROUGH THE JIGSAW METHOD IN INDONESIAN LANGUAGE SUBJECTS IN THE VII-K CLASS OF MIDDLE SCHOOL 1 SINGAPARNA TASIKMALAYA REGENCY

Maemunah Mulyaningsih (SMPN 1 Singaparna Kab. Tasikmalaya)
Abstrak
The results of teaching Indonesian in junior high school are not satisfactory. The problem in question is seen from the results of the exam as one of the barometers of the success of teaching Indonesian. This fact has also been met by the author in several times correcting the exam results in writing Indonesian in students. The results of the students' writing are many authors who encounter student weaknesses in mastering the elements forming the essay itself. Apart from other factors of this reality, we can assume that learning Indonesian especially writing short stories still needs to get more serious attention from Indonesian teachers. Research based on problems, (a) How far is the increase in student learning achievement by the application of learning methods in learning to tell Indonesian fable stories to Class VII K students of SMP 1 Singaparna 2017/2018 Academic Year? (b) What is the effect of the jigsaw learning method on the motivation to learn Indonesian in Class VII K students of SMPN 1 Singaparna 2017/2018 Academic Year? The purpose of this action research is: (a) Knowing the increase in student learning achievement after the implementation of the jigsaw learning method for Class VII K students of SMPN 1 Singaparna 2017/2018 Academic Year. (b) Knowing the effect of student learning motivation after applying the jigsaw learning method in learning Indonesian fable stories to students of Class VII K SMP 1 Singaparna 2017/2018 Academic Year. This study uses action research as much as two cycles. Each cycle consists of four stages, namely: design, activity and observation, reflection, and refining. The target of this study was Class VII K students of SMPN 1 Singaparna 2017/2018 Academic Year. Data obtained in the form of the results of the question and answer test, observation sheet teaching and learning activities. The results of the analysis found that students' learning achievement experienced an increase from cycle I to cycle II, namely, cycle I (70.73%), cycle II (80.50%). The conclusion of this study is that the jigsaw learning method can have a positive effect on the learning motivation of Class VII K students of SMP 1 Singaparna Academic Year 2017/2018, and this jigsaw learning model can be used as an alternative to learning Indonesian writing.Hasil pengajaran bahasa Indonesia di sekolah menengah pertama kurang memuaskan. Masalah yang dimaksud adalah dilihat dari hasil ujian sebagai salah satu barometer keberhasilan pengajaran bahasa Indonesia. Kenyataan tersebut juga pernah penulis jumpai dalam beberapa kali pengalaman mengoreksi hasi ujian mengarang bahasa Indonesia pada siswa. Hasil karangan para siswa tersebut banyak sekali penulis jumpai kelemahan-kelemahan siswa dalam penguasaan unsur-unsur pembentuk karangan itu sendiri. Terlepas dari faktor-faktor lain dari kenyataan tersebut, kita dapat berasumsi bahwa pembelajaran bahasa Indonesia khususnya mengarang cerpen masih perlu mendapatkan perhatian lebih serius dari para guru bahasa Indonesia. Penelitian berdasarkan permasalahan, (a) Seberapa jauh peningkatan prestasi belajar siswa dengan diterapkannya metode pembelajaran dalam belajar bercerita fabel bahasa Indonesia pada siswa Kelas VII K SMPN 1 Singaparna Tahun Pelajaran 2017/2018? (b) Bagaimanakah pengaruh metode pembelajaran jigsaw terhadap motivasi belajar bahasa Indonesia pada siswa Kelas VII K SMPN 1 Singaparna Tahun Pelajaran 2017/2018? Tujuan penelitian tindakan ini adalah: (a) Mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya metode pembelajaran jigsaw pada siswa Kelas VII K SMPN 1 Singaparna Tahun Pelajaran 2017/2018. (b) Mengetahui pengaruh motivasi belajar siswa setelah diterapkan metode pembelajaran jigsaw dalam belajar bercerita fabel bahasa Indonesia pada siswa Kelas VII K SMPN 1 Singaparna Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua putaran/siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VII K SMPN 1 Singaparna Tahun Pelajaran 2017/2018. Data yang diperoleh berupa hasil tes tanya jawab, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II yaitu, siklus I (70,73%), siklus II (80,50%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah merode pembelajaran jigsaw dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa Kelas VII K SMPN 1 Singaparna Tahun Pelajaran 2017/2018, serta model pembelajaran jigsaw ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran mengarang bahasa Indonesia

Kata kunci : belajar, fabel, bahasa Indonesia

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.