Portal Jurnal UPI

MANAJERIAL

Jurnal Manajemen & Sistem Informasi

« Volume 5, Nomor 2, Oktober 2016

IMPLEMENTASI NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT RANCAKALONG DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH

NUNUNG JULAEHA
Abstrak
Berbagai upacara tradisional yang hidup dalam masyarakat memiliki manfaat dan fungsi yang sampai sekarang dirasakan oleh masyarakat pendukungnya. Seperti upacara tradisional dirasa masih efektif digunakan untuk menyampaikan pesan/informasi. Salah satu pesan lisan yang tersampaikan adalah kesinambungan alam itu sendiri dengan menghadirkan berbagai jenis hayati, keragaman adat, dan budaya. Terlepas dari unsur mistis yang ada di dalamnya, pemahaman tentang nilai-nilai tersebut sangat penting dimiliki oleh peserta didik, kini dan masa yang akan datang. Oleh karena itu, nilai-nilai budaya masyarakat tradisional yang dikembangkan dalam konteks kekinian, sangat penting untuk dijadikan kajian dalam pembelajaran sejarah, khususnya yang berkaitan dengan pendidikan lingkungan hidup yang terinternalisasi pada diri peserta didik. Dengan demikian kearifan lokal dalam pembelajaran sejarah secara substansial merupakan nilai dan norma yang berlaku dalam suatu masyarakat yang diyakini kebenarannya dan menjadi acuan dalam bertindak dan berperilaku sehari-hari. Peserta didik akan memperoleh sistem pengetahuan masyarakat lokal/pribumi (indigenous knowledge systems) yang bersifat empirik dan pragmatis.

Kata kunci : kearifan lokal, keragaman adat, nilai-nilai budaya, norma dan pembelajaran sejarah

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Fulltext PDF      Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.