Portal Jurnal UPI

MANAJERIAL

Jurnal Manajemen & Sistem Informasi

« Tahun 9 Nomor 9 Oktober 2009

PENDIDIKAN SIAGA BENCANA GEMPA BUMI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KESELAMATAN SISWA (Studi Kasus Pada SDN Cirateun dan SDN Padasuka 2 Kabupaten Bandung)

Dr. Krishna S. Pribadi, DEA*) dan Ayu Krishna Yuliawati, S.Sos., MM**)
Abstrak
Berdasarkan Hyogo Framework yang disusun oleh PBB maka pendidikan siaga bencana merupakan prioritas, yakni Priority for Action 3: Use knowledge, innovation and education to build a culture of safety and resilience at all. Dalam rangka membangun suatu budaya keselamatan dan ketahanan khususnya untuk generasi muda Pengurangan Risiko Bencana perlu lebih lanjut dikembangkan pada tingkat pendidikan dasar dan menengah . Sebanyak 113 negara di dunia sudah memasukkan Pendidikan Siaga Bencana ke dalam kurikulum pendidikan dasar dan menengah diantaranya adalah Bangladesh, Iran, India, Mongolia, Filipina, Turkey, dan Tonga. Belajar dari pengalaman tentang kejadian bencana alam yang besar dan berbagai bahaya yang ada di Indonesia maka dipandang perlu untuk mengajarkan kepada anak-anak tentang Siaga Bencana di sekolah dan bagaimana menyelamatkan diri mereka saat bencana mengancam dan menghindari kecelakaan yang tidak perlu terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Sasaran yang ingin dicapai dengan penelitian ini adalah meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan kewaspadaan (awareness) siswa dan komunitas sekolah dasar terhadap bahaya gempa bumi. Tujuan khusus dari penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui pengetahuan siswa sekolah dasar sebelum memperoleh materi Pendidikan Siaga Bencana dan setelah memperoleh materi, 2) mengetahui tingkat pengetahuan orangtua siswa sebelum dan setelah memperoleh materi Siaga Bencana. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk melihat hubungan sebab akibat antar variabel. Sedangkan metode yang digunakan adalah metode survey, yaitu suatu metode yang menggunakan beberapa pertanyaan terstruktur untuk mendapatkan informasi secara spesifik. Hasil penelitian adalah terdapat peningkatan pengetahuan baik untuk siswa maupun orang tua siswa setelah diberikan materi pendidikan siaga bencana. Siswa antusias mempelajari siaga bencana dan dapat mempraktekkan kegiatan perlindungan diri dengan baik, sementara orang tua walaupun pengetahuannyatentang fenomena gempa bumi cukup baik tetapi tidak dipraktekkan di rumah.

Kata kunci : Pendidikan, Mitigasi, Bencana

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Fulltext PDF      Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.