Portal Jurnal UPI

MANAJERIAL

Jurnal Manajemen & Sistem Informasi

« Jilid 2, Nomor 2, Mei 2014, Hlm: 161-333

PENGARUH PERMAINAN MODIFIKASI TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK KASAR DAN KOGNITIF ANAK USIA DINI(Studi Kuasi Eksperimen Pada Kelompok B TK Kartika dan TK Lab. UPI)

Asep Deni Gustiana, Universitas Pendidikan Indonesia (279-289)
Abstrak
Abstract: The Influence of Modification Play toward Gross Motor and Cognitive Ability of Early Child. This study is conducted based on empirical finding which show various indication of boredom and lack of exploration toward gross motor and cognitive ability which is possessed by child during physical education learning. That problem demand an approach or learning model to handle it. The aim of this study is to generate physical education learning model of early child which is fun and effective. The learning model which is developed is modification play, a change in a play from standard playing technique become simple technique, which is suitable with early child characteristic. Modification which is done can be range from play form, rule, equipment, number of players, until play duration. This study used quantitative study approach that is quasi experiment method with research design used is non-equivalent control groups design toward children of group B, TK Kartika and TK Labschool, each consist of 20 person. Data collection technique in this study is through observation, and photograph documentation.The result of study show that there is significant difference in gross motor ability between control class and experiment class during post test with average score of control class is 21.4, and experiment class is 28.95, and there is difference in cognitive ability between control class and experiment class during post test with average score of control class is 33.25 and average score of experiment class is 36.4, and there is significant difference in enhancement (N-Gain) of gross motor ability between control class and experiment class, but there is no significant difference of enhancement (N-Gain) of cognitive ability between control class and experiment class. Validation and empirical result show that modification play learning model give significant influence toward gross motor of early child and learning process is more fun and participative. Therefore, learning with modification play can be considered as physical education alternative for early child. This study recommendation is addressed for Kindergarden teacher, Kindergarden principal, and the next researcher.

Abstrak: Pengaruh Permainan Modifikasi terhadap Kemampuan Motorik Kasar dan Kognitif Anak Usia Dini. Penelitian ini dilakukan berdasarkan temuan empirik yang menunjukkan berbagai gejala kejenuhan dan kurang tereksplorasi kemampuan motorik kasar dan kognitif yang dimiliki anak pada saat pembelajaran penjas. Permasalahan tersebut menuntut perlunya suatu pendekatan atau model pembelajaran untuk menanganinya. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan model pembelajaran penjas anak usia dini yang menyenangkan dan efektif. Model pembelajaran yang dikembangkan adalah permainan modifikasi, di mana ada perubahan dalam permainan dari teknik bermain yang baku menjadi teknik yang sederhana sesuai dengan karakteristik yang dimiliki oleh anak usia dini. Modifikasi yang dilakukan bisa dari segi bentuk permainan, peraturan, alat, jumlah pemain, dan lama permainan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif yakni metode kuasi eksperimen dengan desain penelitian yang digunakan (nonequivalent control groups design) pada anak kelompok B TK Kartika dan TK Labschool, masing-masing sebanyak 20 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, dan dokumentasi foto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan motorik kasar antara kelas kontrol dan eksperimen pada saat postes dengan skor rata-rata kelas kontrol 21.4, dan kelas eksperimen 28.95, dan terdapat perbedaan kemampuan kognitif antara kelas kontrol dan eksperimen pada saat postes dengan skor rata-rata kelas kontrol 33.25 dan skor rata-rata kelas eksperimen 36.4, serta terdapat perbedaan yang signifikan peningkatan (N-Gain) kemampuan motorik kasar antara kelas kontrol dan eksperimen, dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan peningkatan (N-Gain) kemampuan kognitif antara kelas kontrol dan eksperimen. Hasil validasi dan empirik menunjukkan bahwa model pembelajaran permainan modifikasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan motorik kasar anak usia dini serta proses pembelajaran lebih menyenangkan dan partisipatif. Dengan demikian, pembelajaran dengan permainan modifikasi dapat dipertimbangkan sebagai alternatif pembelajaran penjas untuk anak usia dini. Rekomendasi penelitian ini ditujukan untuk guru-guru TK, Kepala Sekolah TK, dan peneliti selanjutnya.

Kata kunci : Kata kunci : permainan modifikasi, motorik kasar, kognitif

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Fulltext PDF      Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.