Portal Jurnal UPI

MANAJERIAL

Jurnal Manajemen & Sistem Informasi

« Prosiding Konvensi Nasional APTEKINDO VII dan Temu Karya XVIII FPTK/FT-JPTK Se-Indonesia (Bagian V hal 805 sd. 1000)

Pembelajaran Tata Boga dan Relevansi Keahlian Kuliner sebagai Kecakapan Vokasional Esensisial di Era Globalisasi

Nunung Nurjanah
Abstrak
Dorongan globalisasi, perubahan teknologi, peningkatan daya saing, dan canggihnya pertumbuhan pelanggan dan klien berarti bahwa pengusaha semakin mencari tenaga kerja yang memiliki keterampilan generik di samping keterampilan teknis sebagai sarana dalam kinerja perusahaan. Kebutuhan dan keinginan untuk memenuhi beragam budaya pelanggan bidang kuliner tumbuh dan membutuhkan keterampilan teknis baru seperti pengelolaan makanan, pengadaan bahan, pemisahan dan persiapan, serta keterampilan generik (Rawley, Gill et al: 2000). Manajer restoran dan chef yang bekerja di industri harus mampu tetap inovatif dan menarik pelanggan baru dengan memuaskan tuntutan konsumen yang semakin canggih. Saat ini konsumen restoran khususnya mencari pengalaman baru dan unik. Upaya untuk memenuhi tantangan ini lebih menekankan pada inovasi dalam industri jasa kuliner, selalu ada hal baru, bahkan gagasan yang disebut "kreativitas kuliner baru" (Horng & Hu :2008) dan tentang pentingnya inovasi kompetensi (Fisscher, Visscher, Pearson, & Weisenfeld:2001). Penelitian (Birdir & Pearson:2000) menekankan pentingnya kompetensi kerja chef dalam rangka memberikan produk dan layanan baru kepada pelanggan lebih inovatif, ada konsensus bahwa kompetensi inovatif merupakan faktor kunci dalam keberhasilan restoran harus dimiliki oleh setiap chef. Mengembangkan kompetensi inovatif dalam pendidikan kejuruan khususnya program studi Tata Boga, dan kriteria kelayakan industri kuliner dan pendidikan, masih menjadi tantangan dan perlu senantiasa melakukan upaya mencapai keselarasan dengan dunia usaha dan industri. Program studi Tata Boga sebagai intitusi kejuruan berkepentingan untuk mengembangkan tenaga kerja yang memiliki keahlian kuliner/culinary expertise dan dimensi kecakapan vokasional lainnya yang mampu mengatasi pemasalahan di dunia kerja serta mampu beradaptasi di lingkungan kerja penting dimiliki sebagai hasil belajar.




Kata kunci : pembelajaran Tata Boga, keahlian kuliner/culinary expertise, globalisasi

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Fulltext PDF      Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.