Portal Jurnal UPI

MANAJERIAL

Jurnal Manajemen & Sistem Informasi

«

IMPLEMENTASI PROGRAM PENGEMBANGAN LIFE SKILL DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA LAB SCHOOL UPI

Agus Nursalim
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengidentifikasi karakteristik siswa SMP Lab School UPI; (2) Mengetahui bagaimana komponen-komponen dalam perencanaan program life skill dijabarkan dalam pelajaran Seni Budaya; (3) Mengetahui sejauhmana pelaksanaan program life skill mata pelajaran Seni Budaya di Sekolah Menengah Pertama Lab School Universitas Pendidikan Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa Kelas VII, VIII, dan IX SMP Lab School UPI. Responden diambil secara acak sebanyak 30% dari 240 siswa sehingga diperoleh 62 siswa sebagai responden. Penelitian ini bersifat deskriptif, yaitu mendeskripsikan karakteristik siswa dan penjabaran komponen-komponen program life skill dalam mata pelajaran Kesenian serta pelaksanan program life skill di SMP Lab School UPI. Data dianalisis dengan menggunakan metode kasus yaitu semua kegiatan belajar mengajar dalam mata pelajaran Seni Budaya, khususnya Seni Rupa yang terjadi di lokasi penelitian dicocokkan dengan konsep dasar life skill ( personal skill, social skill, dan vocational skill). Hasil analisis data menunjukkan bahwa: Pertama, sebagian besar siswa SMP Lab School memiliki ketrampilan pribadi (personal skill) yang bagus (89%). Hal ini bisa dilihat dari kesadaran diri siswa yang tinggi dalam mengerjakan semua tugas yang diberikan oleh guru sehingga mereka menyelesaikannya dengan baik dan tepat waktu, khususnya dalam mata pelajaran Seni Rupa. Dalam mengembangkan ketrampilan pribadi, siswa menggunakan beberapa alternative media dalam menyelesaikan tugasnya meskipun masih ada dijumpai ketidakpuasan karena waktu yang disediakan guru cukup terbatas. Kedua, ketrampilan sosial (social skill) yang meliputi kecakapan komunikasi dan bekerjasama menunjukkan tingkat yang tinggi. 84% dari jumlah responden memiliki ketrampilan sosial yang tinggi karena mereka memiliki motivasi dan berpartisipasi dalam tugas dan kerja kelompok. Dengan kerja kelompok, mereka bisa bekerja sama, saling membantu, tenggang rasa, dan mempererat tali silaturohmi. Ketiga, hampir separoh lebih dari jumlah responden (58%) memiliki ketrampilan vokasional (Vocational Skill)yang masih rendah karena mereka belum memililki kecakapan yang memadai, khususnya dalam menggambar perspektif dan menggambar proyeksi, penggunaan alat, dan penggunaan bahan. Secara keseluruhan bisa disimpulkan bahwa life skill pada mata pelajaran Seni Budaya di SMP Lab School UPI sudah bergulir dengan baik melalui kegiatan pembelajaran dan pengajaran Seni Budaya. Guru Kesenian telah mengimplementasikan program life skill dengan baik, khususnya dalam konsep dasar personal skill dan konsep social skill. Sebaliknya, implementasi konsep dasar ketrampilan vokasional(vocational skill) belum memperoleh hasil maksimal.

Kata kunci : Implementasi, Life skill

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.