Portal Jurnal UPI

MANAJERIAL

Jurnal Manajemen & Sistem Informasi

« Volume 4, No. 2, Desember 2012

PERBANDINGAN PENGARUH LATIHAN HEXAGON DRILL DENGAN MODIFIKASI LATIHAN PANCER DELAPAN PENJURU MATA ANGIN TERHADAP PENINGKATAN KELINCAHAN MELAKUKAN TENDANGAN SAMPING (T) DALAM OLAHRAGA PENCAK SILAT

Yusup Taujiri, Mulyana, Berliana
Abstrak
Masalah penelitian yang penulis ajukan adalah untuk mengungkapkan pengaruh dari latihan hexagon drill dan modifikasi latihan pancer delapan penjuru mata angin terhadap peningkatan kelincahan melakukan tendangan samping, dan untuk mengetahui bentuk latihan manakah yang lebih efektif antara latihan hexagon drill dan modifikasi latihan pancer delapan penjuru mata angin terhadap peningkatan kelincahan melakukan tendangan samping. Hal ini dilatar belakangi masalah bahwa dalam olahraga pencak silat salah satu komponen kondisi fisik yang dominan adalah kelincahan. Kelincahan sangat diperlukan untuk mendukung penyerangan dan menghindari serangan lawan dalam olahraga pencak silat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan variabel bebas ke-1 (X1) latihan hexagon drill, variabel ke-2 (X2) latihan modifikasi pancer delapan penjuru mata angin, dan variabel terikatnya (Y) adalah peningkatan kelincahan melakukan tendangan samping (T) dalam olahraga pencak silat. Sample yang digunakan dalam penelitian ini adalah atlet pencak silat junior Kabupaten Garut yang mengikuti pembinaan prestasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Garut sebanyak 20 orang, dengan menggunakan teknik total sampling dan dibagi ke dalam dua kelompok dengan menggunakan teknik penjodohan. Setelah melalui proses latihan selama 24 kali pertemuan, dengan pertemuan sebanyak 3 kali seminggu selama kurang lebih 2 bulan maka diperoleh data yang kemudian diolah secara statistik dengan uji t, yang menunjukan bahwa kedua bentuk latihan yaitu hexagon drill dan latihan modifikasi pancer delapan penjuru mata angin memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kelincahan melakukan tendangan samping. Data yang diperoleh menunjukan bahwa latihan modifikasi pancer delapan penjuru mata angin memberikan pengaruh yang lebih signifikan dibandingkan dengan latihan hexagon drill terhadap peningkatan kelincahan melakukan tendangan samping (T). Dengan rata-rata peningkatan hexagon drill sebesar 1,1 dan peningkatan rata-rata latihan modifikasi pancer delapn penjuru mata angin sebesar 1,4. Dan dihitung dengan uji signifikan perbedaan kedua rata-rata uji satu pihak menghasilkan t- hitung yang lebih besar dari t-tabel yang berarti latihan modifikasi pancer delapan penjuru mata angin lebih baik dari latihan hexagon drill dalam hal peningkatan kelincahan melakukan tendangan samping (T) dalam olahraga pencak silat.

Kata kunci : Latihan Hexagon Drill, Modifikasi Latihan Pancer Delapan Penjuru Mata Angin, Tendangan Samping (T), Pencak Silat.

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.