Portal Jurnal UPI

MANAJERIAL

Jurnal Manajemen & Sistem Informasi

« Vol.I No.1 April 2010

PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA MELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DALAM MATAKULIAH POLITIK HUKUM DI UNIVERSITAS SILIWANGI TASIKMALAYA

Yusuf Anwar (Dosen FKIP Unsil Tasikmalaya)
Abstrak
Substansi utama mata kuliah Politik Hukum adalah pada berbagai kebijakan yang dikeluarkan pemerintah baik pusat maupun daerah dalam lapangan hukum. Hal ini mengandung makna aturan-aturan apa yang harus tetap dipertahankan, aturan-aturan mana yang harus dibentuk, aturan-aturan mana yang harus direvisi dan aturan-aturan apa yang harus ditiadakan. Pelaksanaan perkuliahannya tidak hanya dapat dilakukan melalui pendekatan tekstual, akan tetapi harus dipadu dengan pendekatan kontekstual atau yang lebih dikenal dengan istilah Contextual Teaching and Learning (CTL) Pendekatan CTL mampu mengaktifkan peran mahasiswa, terutama dalam mengungkpakan berbagai pengalaman belajarnya. Hal ini berakibat suasana kelas menjadi lebih hidup, lebih demokratis dan lebih terbuka. Disain penelitian ini menggunakan pendekatan siklus yang diadopsi dari model Penelitian Tindakan Kelas, dalam arti sejak perencanaan, penerapan model sampai pada penilaian melibatkan peran aktif mahasiswa. dapun secara garis besar hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut :Perencanaan yang dilakukan secara bersama antara dosen dan mahasiswa, terutama dalam menentukan kegiatan kontekstual membawa dampak positif, yaitu lebih meningkatkan motivasi mahasiswa dalam melaksanakan tugas-tugas perkuliahan; Pembelajaran di kelas berlangsung secara aktif, karena partisipasi dan keterlibatan mahasiswa dalam memberikan dan atau mengemukakan pengalaman belajarnya mendapatkan kesempatan yang besar untuk disampaikan di kelas, dan peran dosen hanya sebatas sebagai fasilitator’ Pelaksanaan penilaian yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan authentic assessment dan performance assessment menjadikan tidak ada seorang mahasiswapun yang merasa dirugikan, karena semua potensi dan keaktifannya dihargai oleh dosen mata kuliah yang bersangkutan.Minat mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan mata kuliah Politik Hukum semakin meningkat, terutama setelah digunakan pendekatan CTL, karena suasana pembelajaran di kelas menjadi semakin hidup. Keunggulan yang dirasakan dengan menerapkan model CTL dalam pembel;ajaran mata kuliah Politik Hukum adalah terungkapnya secara optimal berbagai pengalaman belajar mahasiswa, baik yang diperoleh dari masyarakat sekitar, media massa ataupun instansi yang berkaitan dengan materi perkuliahan politik hukum. Kelemahan model pendekatan CTL ini terutama memerlukan tenaga dan pikiran ekstra, terutama dalam mempersiapan rancangan pembelajarannya. Kerugian yang paling terasa bila mata kuliah politik hukum tidak menggunakan pendekatan CTL, mahasiswa sulit mengaplikasikan atau menganalisis kasus-kasus riil yang ada dan terjadi di masyarakat. Berdasarkan tujuh kesimpulan di atas, pada akhirnya penulis sampaikan sebagai berikut : Dikarenakan model pendekatan CTL yang telah diterapkan dalam mata kuliah Politik Hukum telah menunjukkan hasil yang positif, terutama dalam meningkaykan motivasi belajar mahasiswa, maka sebaiknya mata-matata kuliah yang ada dan dikembangkan menggunakan pendekatan CTL. Perencanaan dan penerapan model CTL sebaiknya melibatkan secara langsung peran aktif mahasiswa, sehingga ketika kita menugaskan ke lapangan mereka akan dengan senang hati melakukannya.

Kata kunci : motivasi, belajar, politik, hukum

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.