Portal Jurnal UPI

MANAJERIAL

Jurnal Manajemen & Sistem Informasi

« Vol 11. No: 2 Oktober

MEMBANGUN JATIDIRI ILMU DAN PROFESI ADMINISTRASI PENDIDIKAN

H. Yoyon Bahtiar Irianto
Abstrak
The society demands toward the quality increasing of high education are marked by society choices based on relevant high education “good” or “not good” consideration. Those descriptions are needs’ reflection, desires, and expectations of society toward the quality of high education. The quality of education will be achieved if high education group is consistent towards standard, specification, and service models that are appropriate to society’s needs, desires, and expectations begun with study program of diploma to doctoral. The role of department institutional is more and more strategic especially in developing education of scholarly discipline as a referral in developing professionalism programs. As the changing of institutional status, from IKIP, UPI, UPI BHMN, to UPI BLU, the main role of department institutional in building study discipline and profession has to be same from S1 until S3, so that the management is done integratively. This management is a new paradigm in department institutional management. The university has an obligation in creating new system and strategy in re-arranging autonomy system in each study discipline education and profession education that have been developed. Although it is difficult because it has to change the arrangement of organization cultural, but if it is not wanted to be changed, it will be useless if an institute becomes a university. If the university is not able to prepare an autonomy set of suffice department institutional, so the institutional existence will be changed into a unit of jobless producer that will not be visible that deviates from identity and main mission of university institutional.
Keywords: identity, study, profession, educational administration, leading and outstanding
ABSTRAK
Tuntutan masyarakat terhadap peningkatan mutu pendidikan tinggi (PT) ditandai oleh pilihan masyarakat berdasarkan pertimbangan “baik” atau “tidak baiknya” PT yang bersangkutan. Gambaran tersebut merupakan cerminan kebutuhan, keinginan dan harapan masyarakat terhadap mutu PT. Mutu pendidikan akan dicapai manakala pihak PT konsisten terhadap standar, spesifikasi dan model-model pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan, keinginan dan harapan masyarakatnya mulai program studi diploma hingga tingkat doktoral. Peran kelembagaan jurusan semakin strategis terutama dalam pengembangan pendidikan disiplin keilmuan sebagai rujukan dalam pengembangkan program-program keprofesian. Seiring perubahan status kelembagaan, dari IKIP, UPI, UPI BHMN kemudian UPI BLU, peran utama kelembagaan jurusan dalam membangun pendidikan disiplin ilmu dan profesi harus seiring-sejalan mulai program S1 hingga S3, sehingga pengelolaannya dilakukan secara integratif. Pengelolaan secara terintegrasi ini merupakan paradigma baru dalam manajemen kelembagaan jurusan. Universitas berkewajiban menciptakan perangkat sistem dan strategi baru dalam menataulang sistem otonomi keilmuan setiap pendidikan disiplin ilmu dan pendidikan profesi yang dikembangkannya. Walaupun sulit karena harus mengubah tatanan budaya organisasi namun kalau tidak mau berubah, percuma saja institut menjadi universitas. Jika universitas tidak mampu menyiapkan perangkat otonomi manajemen kelembagaan jurusan yang memadai, maka eksistensi kelembagaannya akan berubah menjadi unit pencetak para pengangguran tidak kentara yang menyimpang dari jatidiri dan misi utama kelembagaan universitas.

Kata kunci: jatidiri, ilmu, profesi, administrasi pendidikan, leading and outstanding

Kata kunci : jatidiri, ilmu, profesi, administrasi pendidikan, leading and outstanding

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.