Portal Jurnal UPI

MANAJERIAL

Jurnal Manajemen & Sistem Informasi

« Nomor 9 April 2008

Pengembangan Konsep Diri yang Positif pada Siswa SD Sebagai Dampak Penerapan Umpan Balik (Feedback) dalam Proses Pembelajaran Penjas

Djukanda Harjasuganda
Abstrak
Fungsi feedback adalah memberikan motivasi, reinforcement atau punishment Beberapa keuntungan penggunaan
umpan balik antara lain sebagai berikut:
a. Mendorong siswa untuk terus berlatih.
b. Mencerminkan perilaku guru yang efektif.
c. Membantu siswa untuk menilai penampilan (kemampuan) yang tidak bisa dilihat dan dirasakannya sendiri.
d. Mendorong guru untuk menilai seberapa relevansi antara aspek-aspek pembelajaran dengan tingkat kemampuan
siswa dalam menguasai tugas gerak (bahan ajar) seperti yang diinginkan oleh gurunya.
“Konsep diri adalah penilaian tentang kepatutan diri pribadi yang dinyatakan dalam sikap, yang dimiliki seseorang
mengenai dirinya”. Maksudnya adalah tentang bagaimana perasaan kita terhadap diri kita sendiri. Proses penilaian
terhadap diri sendiri ini diperoleh melalui proses membandingkan dengan yang lain, mendapatkan perlakuan dari orang
lain, baik berupa penghargaan atau bersifat cemoohan.
Guru penjas harus memahami komponen-komponen yang dapat membentuk dan mengembangkan konsep diri
yang positif pada anak. Setiap komponen memegang peranan penting untuk memberikan pengaruh terhadap rasa
patut dan layak yang pada akhirnya dapat memberikan penilaian positif atau negatif terhadap diri sendiri. komponenkomponen
tersebut sebagai berikut: a. Merasa diakui lingkungan sekitar, b. Merasa mampu, c. Merasa patut, d. Menerima
keadaan diri sendiri, dan e. Menerima keterbatasan.Konsep diri yang positif dapat dibentuk melalui mebnerapan umpan
balik yang benar.

Kata kunci : konsep diri, umpan balik, proses pembelajaran penjas

Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share on Facebook

© Universitas Pendidikan Indonesia 2011.